Trending

Sonny Harry: IPH Minggu Keempat Desember 2025, Tertinggi di Nusa Tenggara Barat

Sonny Harry: IPH Minggu Keempat Desember 2025, Tertinggi di Nusa Tenggara Barat
Foto Capture YouTube Kemendagri

Spektroom - Tim Pengendalian Inivlasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dipimpin Staf Ahli Gubernur Bidang Ekubang Bani Ispriyanto, bersama Anggota Forkopimda serta beberapa kepala OPD terkait, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2025, secara Virtual Meeting dari ruang Command Centre (Pusat Kendali Data) Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (29/12/2025).

Rapat koordinasi yang Dirangkai Dengan Dukungan Pemerintah Daerah Dalam Program 3 Juta Rumah, dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus, berlangsung di Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jakarta Pusat.

Dalam pengantarnya, Wamendagri Ahmad Wiyagus mengatakan setiap menghadapi penghujung tahun, tantangan stabilitas harga adalah ujian konkret bagi sinergitas yang selama ini terjalin dan semangat gotong royong harus menjadi landasan utama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian didaerah.

"Semangat gotong-royong harus menjadi landasan utama bagi kita dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian di daerah" ujar Ahmad Wiyagus mengingatkan.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan kepada kepala daerah untuk memastikan kestabilan pasokan dan harga, bahwa setiap kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga yang terjangkau, terutama di wilayah-wilayah terdampak bencana.

"Kelancaran distribusi juga harus dipastikan, kemudian memastikan rantai pasok logistik tidak terhambat oleh kendala teknis maupun cuaca ekstrim yang saat ini kita rasakan bersama di beberapa wilayah di Indonesia, sehingga kita dapat meminimalisir disparitas harga antar wilayah" urai Ahmad Wiyagus.

audio-thumbnail
Voice Wamendagri Ahmad Wiyagus
0:00
/79.151813

Diforum yang sama Wakil Kepala Badan Pusat Statistik Sonny Harry Budihutomo Harmadi menjelaskan pengalaman historis inflasi komoditas pangan kita di Desember tahun lalu, sebagai contoh, inflasi komoditas beras kita mengalami inflasi, sedangkan hingga November tahun 2025 ini justru terjadi deflasi.

"Inflasi komoditas beras year to date, dari 1 Januari sampai 30 November 2025, mencapai 3,46 persen. Ini cukup terkendali, karena target inflasi pangan kita antara 3,5 sampai 5 persen" jelas Harry Budihutomo.

Sedangkan inflasi tertinggi untuk beras ini terjadi di Papua Pegunungan sebesar 17,16 persen dan terendah terjadi di Kepulauan Riau sebesar 0,10 persen.

Sementara telur ayam ras justru mengalami deflasi sebesar minus 0,65 %. Demikian pula daging ayam ras pada November 2025 terjadi deflasi.

"Ini menarik untuk diperhatikan karena sebetulnya pada periode Desember 2024 itu justru terjadi inflasi. Lalu inflasi komoditas telur ayam ras year to date November 2025 mencapai 2,36 persen" jelasnya lagi.

audio-thumbnail
Voice Waka BPS Sonny
0:00
/237.16875

Sedangkan untuk Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu keempat Desember 2025, yang diterminkan inflasi pangan ini tertinggi di Nusa Tenggara Barat, sudah mencapai angka 8,62 persen.

Tentu inflasinya terkategori tinggi, di mana penyebab utamanya adalah cabai rawit, bawang merah, dan daging sapi. Lalu provinsi dengan indeks perkembangan harga IPH tertinggi kedua adalah Provinsi DKI Jakarta yang sudah melampaui angka 5 persen.

"Kemudian tertinggi ketiga adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, angkanya 4,91 persen sudah mendekati 5 persen. Sehingga perlu kehatian-kehatian bagi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, karena masih ada beberapa hari kerja, hari ini besok sampai dengan tanggal 31 Desember" pungkasnya.(@Ng).

Berita terkait

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Ambin-Spektroom: Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana

Eva Moenandar, Buang Supeno
Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Malang - Spektroom.co.id : Dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pihak tanpa prosedur hukum yang sah bukan perkara sepele. Jika dugaan itu benar melibatkan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran etik atau penyalahgunaan kewenangan. Ada ancaman yang lebih serius: penyanderaan kekuasaan presiden melalui penguasaan informasi

Buang Supeno
GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno