Trending

SPKT Polda Kalbar Hadir Melayani dengan Hati

SPKT Polda Kalbar Hadir Melayani dengan Hati
Tampak 2 personil SPKT Polda Kalbar sedang bertugas melayani masyarakat menyampaikan laporan. Foto : Bid Humas Polda Kalbar.

Pontianak - Spektroom: Bagi masyarakat yang datang ke kantor polisi, pelayanan yang ramah, sikap yang terbuka, dan kesediaan untuk mendengarkan menjadi hal penting. Terlebih bagi mereka yang datang membawa persoalan, menyampaikan pengaduan, atau membutuhkan pertolongan.

Prinsip itu menjadi bagian dari komitmen Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kalimantan Barat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. SPKT memiliki tugas menerima dan menangani laporan maupun pengaduan masyarakat, memberikan bantuan serta pertolongan kepolisian, dan menyelenggarakan pelayanan terpadu secara cepat, tepat, serta mudah diakses.

Personel SPKT juga berperan dalam memberikan penanganan awal terhadap berbagai peristiwa yang membutuhkan kehadiran polisi.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan SPKT memiliki posisi penting karena menjadi salah 1 pintu pertama masyarakat untuk memperoleh pelayanan kepolisian.

“Pelayanan SPKT harus dilaksanakan secara profesional, cepat, tepat, dan humanis. Setiap masyarakat yang datang untuk menyampaikan laporan, pengaduan, atau meminta bantuan kepolisian harus mendapatkan pelayanan yang baik, ramah, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya, Kamis (15/10/2026).

Polri hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Kepercayaan publik tidak tumbuh hanya melalui pernyataan atau slogan. Peningkatan kualitas pelayanan menjadi pekerjaan yang harus terus dilakukan.

Transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan integritas perlu berjalan beriringan agar pelayanan kepolisian semakin mudah dijangkau dan memberikan manfaat nyata.

Melalui semangat “Polri Bersama Masyarakat, Melayani dengan Hati,”SPKT Polda Kalbar berupaya memperkuat kehadiran polisi yang tidak hanya sigap dalam bertugas, tetapi juga mampu memahami kebutuhan masyarakat.

Pelayanan yang humanis bukan semata-mata tentang bagaimana polisi menerima laporan, melainkan bagaimana masyarakat merasa didengar, dilayani, dan memperoleh kepastian ketika membutuhkan kehadiran negara.

Berita terkait