Trending

Tingkat Inflasi Pada Periode Januari - November 2025 Tercatat 2,0 Persen dan Inflasi Harga Bergejolak Sebesar 3,37 Persen

Tingkat Inflasi  Pada Periode Januari - November 2025 Tercatat 2,0 Persen dan Inflasi Harga Bergejolak Sebesar 3,37 Persen
Foto Capture YouTube Kemendagri

Spektroom - Inflasi tahun kalender November 2025 terhadap Desember 2025 tercatat sebesar 2,27 %. Sementara itu, inflasi berdasarkan komponen year to date terdiri dari inflasi inti sebesar 2,18 %, inflasi harga yang diatur pemerintah sebesar 1,55 %, dan inflasi harga bergejolak sebesar 3,37 %.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2025 yang dirangkai dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, di Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).

Pada Rakor TPID yang dipimpin Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir tersebut, Pudji Ismartini juga menjelaskan andil inflasi berdasarkan komponen year to date, yakni inflasi inti sebesar 1,40 %, harga yang diatur pemerintah 0,31 %, dan harga bergejolak 0,56 %.

"Namun secara umum, inflasi nasional pada periode berjalan masih berada di kisaran 0,1 persen, dengan inflasi year to date Januari hingga November 2025 sekitar 2,0 persen" ujar Puji Ismartini dalam paparannya.

Lain daripada itu, BPS juga mencatat bahwa kelompok harga bergejolak, khususnya komoditas pangan, masih menjadi penyumbang inflasi terbesar. Selain itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) mengalami kenaikan di sekitar 301 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi adalah cabai rawit. Kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor cuaca, terutama tingginya curah hujan yang berdampak pada produksi dan distribusi.

Selain itu, lanjut Puji Ismartini, Aceh tercatat sebagai daerah dengan kenaikan harga beras tertinggi, sementara beberapa wilayah di Sumatera mengalami gangguan pasokan akibat bencana alam.

Diforum yang sama Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) Dr. Imran, M.Si mengatakan, hingga saat ini baru 4 provinsi yang sudah lengkap memberikan pendataan perumahan pembangunan baru, yaitu Kepulauan Bangka Blitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, dan Papua Barat.

audio-thumbnail
Voice Imran Perumahan
0:00
/97.760438

Sedangkan untuk peningkatan kualitas ada 6 Provinsi yaitu Jambi, Kepulauan Riau, Jawa Barat, D I Y, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Barat. Sementara untuk Kabupaten dan Kota Sampai dengan hari ini, ada 117 Kabupaten-Kota yang menyampaikan terkait dengan pendataan perumahan yang bersumber dari APBD, APBDES, maupun suadaya masyarakat sendiri.

"Dan ada 118 kabupaten yang belum menggunakan pendataan perumahan untuk renovasi atau peningkatan kualitas, baik yang bersumber dari APBDES, dari APBD, maupun swadaya" ucapnya

Kemudian, berkait dengan perencanaan dan penganggaran di bidang perumahan, ada tiga provinsi yang belum mengkonfirmasi terkait dengan penganggaran pembangunan baru dan renovasi, yakni Bengkulu, NTT dan Papua Tengah.

"Saya berharap tiga provinsi ini bisa menyampaikan laporan kepada kami. Ini menjadi acuan kami nantinya untuk tahun depan untuk memberikan reward kepada daerah" tutupnya.

Untuk diketahui Tim Pengendalian Inivlasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dipimpin Staf Ahli Gubernur Bidang Ekubang Bani Ispriyanto, bersama Anggota Forkopimda serta beberapa kepala OPD terkait, mengikuti Rakor TPID, secara Virtual Meeting dari ruang Command Centre (Pusat Kendali Data) Diskominfotik Provinsi Lampung.

Sementara Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2025 yang dirangkai dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, berlangsung secara luring di Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat (@Ng).

Berita terkait

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Ambin-Spektroom: Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana

Eva Moenandar, Buang Supeno
Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Malang - Spektroom.co.id : Dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pihak tanpa prosedur hukum yang sah bukan perkara sepele. Jika dugaan itu benar melibatkan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran etik atau penyalahgunaan kewenangan. Ada ancaman yang lebih serius: penyanderaan kekuasaan presiden melalui penguasaan informasi

Buang Supeno
GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno