Tingkatkan Konektifitas Dan Perekonomian Sumatera Barat,Tol Padang-Sicincin Siap Beroperasi.

Tingkatkan Konektifitas Dan Perekonomian  Sumatera Barat,Tol Padang-Sicincin Siap Beroperasi.
Tol Padang – Sicincin siap beroperasi, untuk peningkatan konektivitas dan ekonomi Sumatera Barat.(foto: birkom pu)

Spektroom –Tol Padang – Sicincin siap beroperasi, untuk peningkatan konektivitas dan ekonomi Sumatera Barat. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol Padang-/Sicincin dan tol di berbagai daerah di Indonesia.

Tol Padang - Sicincin kini memasuki tahap persiapan pengoperasian. Jalan Tol Padang – Sicincin merupakan bagian dari Jalan Tol Ruas Pekanbaru – Padang dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Pembangunan Jalan Tol Padang – Sicincin ini  merupakan implementasi dari pelaksanaan program strategis PU 608, yaitu strategi utama Kementerian PU dalam menjadikan sektor infrastruktur sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui pembangunan infrastruktur yang efisien dan merata seperti jalan tol ini, Kementerian PU menargetkan tiga sasaran utama: efisiensi investasi dengan ICOR di bawah 6, pengentasan kemiskinan menuju 0%, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% per tahun.

Menteri PU Dody Hanggodo juga mengatakan, beroperasinya Jalan Tol Padang – Sicincin menjadi tonggak penting dalam menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. “Pembangunan jalan tol ini bukan hanya menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi infrastruktur kunci dalam mendukung percepatan logistik dan pemerataan pembangunan wilayah,” ujar Menteri Dody di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Jalan Tol Padang – Sicincin menjadi tonggak penting dalam menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. (Foto: birkom pu)

Menteri Dody juga menambahkan, Jalan Tol Padang – Sicincin yang memiliki panjang 35,9 km ini telah rampung konstruksinya dan siap dioperasikan setelah memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) serta Surat Keputusan (SK) Pengoperasian dari Kementerian PU.

"Jalan tol ini telah mendapatkan SLFO melalui surat dari Direktorat Jenderal Bina Marga pada 30 April 2025, serta SK Pengoperasian melalui Kepmen PU nomor 519/KPTS/M/2025 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Sicincin-Padang tanggal 19 Mei 2025 dan saat ini sedang dalam proses persiapan operasi," tambah Menteri Dody.

Kementerian PU juga menegaskan, bahwa meskipun progres konstruksi main road ruas Jalan Tol Padang – Sicincin telah selesai 100%, masih terdapat pekerjaan lanjutan berupa penyelesaian akses Lubuk Alung sepanjang 2,4 km. Selain itu, desain simpang sebidang di Tarok City juga sedang disesuaikan untuk mengakomodasi staging konstruksi karena adanya kendala pembebasan lahan.

“Pekerjaan lanjutan akan terus kita akselerasi, tentunya dengan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian serta memastikan seluruh aspek teknis dan sosial berjalan beriringan. Kementerian PU juga akan terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BUMN, serta masyarakat dalam menyelesaikan sisa pekerjaan,” kata Menteri Dody.

Berita terkait

Pekalongan Perkuat Data dan Kolaborasi, Penanganan Stunting Ditargetkan Berdampak Nyata

Pekalongan Perkuat Data dan Kolaborasi, Penanganan Stunting Ditargetkan Berdampak Nyata

Pekalongan-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Pekalongan memperkuat penanganan stunting dengan menitikberatkan pada penggunaan data yang valid, evaluasi berkala, serta kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan agar program yang dijalankan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi menghasilkan penurunan angka stunting secara nyata. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis dan

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Sleman Raih Dua Penghargaan DIY 2026

Dorong Pariwisata Berbasis Komunitas, Desa Wisata Sleman Raih Dua Penghargaan DIY 2026

Bantul–Spektroom : Pengembangan pariwisata berbasis komunitas terus didorong Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya melalui Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY 2026 yang tidak hanya menilai daya tarik destinasi, tetapi juga tata kelola, dampak ekonomi, sosial budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Dalam ajang tersebut, Kabupaten Sleman meraih dua penghargaan.

Fatmawaty, Bian Pamungkas
ссс