Trending

Tingkatkan Kualitas Layanan, Pemkot Ambon Siapkan layanan Call Center 112

Tingkatkan Kualitas Layanan, Pemkot Ambon Siapkan layanan Call Center 112
Wakil Wali Kota (Wawali) Ely Toisutta saat memimpin rapat teknis penyiapan layanan Call Center 112 (Foto: Istimewa)

Spektroom - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tengah mempersiapkan layanan Panggilan Darurat Call Center 112 guna meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota (Wawali) Ely Toisutta mengatakan program ini merupakan bagian dari salah satu dari 17 program prioritas Wali Kota dan Wawali yaitu melanjutkan pembangunan Ambon Smart City.

“Penyelenggaran Call Center 112 dirasakan sangat penting untuk ditindaklanjuti dalam rangka kemaslahatan kota Ambon, sebab ini tugas Pemerintah sesuai UU Nomor 23/2014 untuk menyelenggarakan kedaruratan dan pelayanan publik,” kata Wawali.  

Dijelaskan, layanan Call Center 112 menjadi bagian dari dimensi smart governance dan smart living, sehingga apabila terjadi kebakaran, longsor, dan kedarudaratan lainnya, masyarakat tidak lagi mengalami kebingungan untuk melaporkan kepada pihak yang berwenang.  

Wawali menandaskan, ruang lingkup kedaruratan yang dicover oleh Call Center 112, mungkin hal yang sepele bagi masyarakat yang  mampu, tapi bagi  masyarakat kecil sangat dirasa sangat membantu.

“Itulah sebabnya pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Sehingga Implementasi Call Center 112 ini merupakan komitmen kita sehingga semua OPD diharapkan dapat mendukung, dan rencananya kita akan melaunching Call Center 112 ini pada saat ulang tahun kota Ambon 7 September nanti,” tandas Wawali.  

Sementara Itu, Plt Kadis Kominfo, Ronald H. Lekransy dalam paparananya menyampaikan Panggilan darurat Call Center 112 adalah Nomor telepon darurat yang dapat dihubungi dalam situasi darurat untuk meminta bantuan dari layanan darurat, baik layanan medis, layanan kebakaran, layanan bencana, dan kepolisian.

“Kita berupaya untuk optimalkan dan  mengintegraikan smua layanan panggilan darurat ke Call Center 112 yang bebas biaya, sebab ada banyak hal kedarduaratan yang kita temui di kota ini dan masalahnya ada pada komunikasi,” ungkapnya

Menurut Lekransy, di Indonesia sendiri sudah ada 162 kabupaten/Kota yang  sudah menyelenggarakan Call Center 112, dan jika dilancuhing pada 7 september 2025 nanti, maka Kota Ambon akan menjadi kabupaten/kota ke 163.

Lekransy juga melaporkan saat ini alur pelaksanaan pembukaan akses layanan Call Center 112 telah berada pada tahap perencanaan dimana Pemkot telah melakukan koordinasi secara internal dalam penyelenggaran Call Center dan tahap permohonan dimana Pimpinan Daerah telah menyurati kementerian Komdigi guna permohonan akses layanan 112.

Berita terkait

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan. Manfaat layanan

Polin, Buang Supeno