Trending

Warga Jatuh ke Sungai, Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Ketapang hingga 5 Mil ke Laut

Warga Jatuh ke Sungai, Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Ketapang hingga 5 Mil ke Laut
Tim SAR gabungan Lanal sisir lokasi jatuhnya seorang warga Ketapang hingga 5 mil laut. (Foto: Pen. Lanal Ketapang)

Spektroom - Pangkalan TNI AL Ketapang bergerak cepat merespons laporan warga yang jatuh ke sungai di perairan Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (22/2/2026). Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) langsung digelar dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur maritim dan kepolisian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan pertama diterima dari masyarakat sekitar lokasi kejadian. Tak berselang lama, Komandan Lanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturohman segera memerintahkan Tim SAR Posal Delta Pawan untuk bergerak menuju titik yang dilaporkan menggunakan sarana laut yang tersedia.

Sarana sped board sedang menyisir TKP. (Foto : Pen. Lanal Ketapang)

Di lokasi, tim gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Pos SAR Ketapang, Kepolisian Perairan dan Udara Ketapang, serta Kepolisian Resor Ketapang langsung melakukan penyisiran. Fokus pencarian dilakukan di sekitar titik awal korban diduga terjatuh, dengan memperhitungkan arus sungai yang mengarah ke muara.

Petugas menyisir permukaan air menggunakan perahu karet dan speed boat, sementara tim darat memantau tepian sungai. Proses pencarian dilakukan dengan mengedepankan faktor keselamatan personel, mengingat kondisi cuaca dan karakteristik perairan yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Hingga Minggu sore, radius pencarian diperluas hingga lima mil ke arah laut. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus menuju perairan terbuka.

Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memaksimalkan efektivitas operasi. Operasi SAR ini menjadi ujian respons cepat aparat di wilayah pesisir.

Selain unsur TNI AL dan kepolisian, masyarakat sekitar turut membantu memberikan informasi terkait kondisi arus dan titik-titik yang dicurigai.

Pihak Lanal Ketapang menegaskan, pencarian dilakukan sesuai prosedur tetap operasi SAR, dengan mengedepankan koordinasi, ketelitian, dan profesionalisme di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Tim SAR memastikan operasi akan terus dilanjutkan hingga ada perkembangan signifikan.

Aparat juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca kurang bersahabat dan arus sungai dalam kondisi pasang.

Perairan Ketapang sendiri dikenal memiliki arus yang cukup kuat, terutama di titik pertemuan sungai dan laut. Kondisi ini kerap menjadi tantangan dalam operasi pencarian korban kecelakaan air.

Situasi di lokasi kejadian terpantau kondusif, dengan pengamanan dilakukan untuk mencegah warga mendekat terlalu jauh ke area pencarian. Tim SAR gabungan tetap bersiaga dan melanjutkan penyisiran secara bertahap.

Berita terkait

Polres Bengkalis Gelar Latpraops Patuh Lancang Kuning 2026, Tekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas

Polres Bengkalis Gelar Latpraops Patuh Lancang Kuning 2026, Tekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas

Bengkalis-Spektroom: Pihak Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis menggelar Latihan Praoperasi (Latpraops) Patuh Lancang Kuning Tahun 2026 di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Jalan Pertanian, Kecamatan Bengkalis, pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan kesiapan personel serta memantapkan strategi pengamanan berlalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Bengkalis. Kegiatan

Salman Nurmin, Heriyoko
Solo–Xi’an Resmi Jalin Kerja Sama Sister City, Bidik Pariwisata hingga Investasi

Solo–Xi’an Resmi Jalin Kerja Sama Sister City, Bidik Pariwisata hingga Investasi

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi resmi menandatangani kesepakatan kerja sama sister city antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta dan Pemerintah Kota Xi’an, China, untuk memperkuat kolaborasi di bidang pariwisata, budaya, pendidikan, teknologi, serta ekonomi dan perdagangan. Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan dalam forum Sister City Dialogue di Xingqing Park,

Ciptati Handayani, Heriyoko
Dinilai Merakyat dan Terbuka, Gaya Kepemimpinan Ahmad Luthfi Dapat Apresiasi dari Forum Dekan Ilmu Sosial

Dinilai Merakyat dan Terbuka, Gaya Kepemimpinan Ahmad Luthfi Dapat Apresiasi dari Forum Dekan Ilmu Sosial

Semarang - Spektroom: Gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendapat sorotan positif dari sejumlah akademisi ilmu sosial dan politik yang tergabung dalam Forum Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia (Fordekiis). Ahmad Luthfi dinilai memiliki gaya kepemimpinan yang merakyat, humanis, serta terbuka terhadap kolaborasi dengan kalangan akademisi.

Sigit Budi Riyanto, Heriyoko