900 Atlet Ambil Bagian Ajang Indonesia Open Aquatic Chanpionship 2026
Jakarta - Spektroom : Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2026 resmi bergulir di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Selasa (3/11/2026). Kejuaraan yang diselenggarakan PB Akuatik Indonesia tersebut diikuti sekitar 900 peserta dari berbagai cabang olahraga akuatik
IOAC 2026 menjadi salah satu agenda penting bagi perkembangan olahraga akuatik nasional. Selain memberikan kesempatan kepada para atlet untuk menguji kemampuan dan bersaing memperebutkan prestasi, kejuaraan ini juga dimanfaatkan PB Akuatik Indonesia untuk memantau perkembangan atlet potensial.
Pada edisi kali ini, IOAC dibagi menjadi dua periode penyelenggaraan, yakni 3-12 November 2026. Periode pertama berlangsung pada 3-6 November dengan mempertandingkan cabang olahraga renang dan Polo Air.
Sementara itu, pertandingan Polo Air dijadwalkan berlangsung pada 3-5 November 2026. Adapun cabang olahraga lainnya akan mengisi rangkaian kompetisi pada periode berikutnya.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PB Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana, mengatakan IOAC merupakan kejuaraan yang selalu dinantikan para atlet, pelatih, hingga klub dari berbagai daerah.
Meski jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun ini sedikit berkurang karena sejumlah provinsi sedang menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), antusiasme peserta dinilai tetap tinggi.
"IOAC ini menjadi ajang yang ditunggu oleh para atlet, pelatih, dan juga klub-klub seluruh Indonesia. Memang terlihat agak sedikit berkurang karena ada beberapa provinsi sedang melakukan kegiatan Porprov, namun tidak mengurangi semangat anak-anak," kata Wisnu Wardhana.
Dia menyebut total peserta dari cabang olahraga renang, loncat indah, dan renang artistik mencapai sekitar 900 orang. Sejumlah atlet yang memperkuat Indonesia di Asian Games 2026 juga turut meramaikan persaingan pada hari pertama. Nama-nama seperti Jason Donovan, Flaireene Candrea, dan Adelia Chantika termasuk di antara atlet yang tampil di Stadion Akuatik GBK.
Kehadiran mereka membuat IOAC 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi atlet muda, tetapi juga kesempatan bagi atlet berpengalaman untuk menguji performa.
Wisnu berharap kejuaraan ini menghasilkan peningkatan prestasi sekaligus menyediakan data perkembangan kemampuan atlet melalui catatan waktu terbaik atau personal best. Data tersebut nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan PB Akuatik Indonesia dalam memantau dan menyaring atlet untuk kebutuhan Pelatnas SEA Games maupun tim junior.
PB Akuatik Indonesia juga akan melihat perkembangan atlet melalui sejumlah kejuaraan internasional yang masuk kalender kompetisi. Salah satunya SEA Age Group di Malaysia pada November 2026, selain Kejuaraan Dunia Renang Jarak Pendek yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.