Trending

Agustiar Sabran Lantik 6 Pejabat Baru, Tegas Ingatkan: “Jangan Jadi Bos Rakyat!”

Agustiar Sabran Lantik 6 Pejabat Baru, Tegas Ingatkan: “Jangan Jadi Bos Rakyat!”
Prosesi Pelantikan Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Kalteng oleh Gubernur Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang. (Foto: Adpimprov KTG)

Palangka Raya–Spektroom: Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Istana Isen Mulang, Selasa (26/5/2026). Pelantikan tersebut disertai peringatan keras kepada para pejabat agar tidak menjadikan jabatan sebagai ajang kekuasaan, melainkan amanah untuk melayani masyarakat.

“Jabatan ini bukan hadiah. Ini amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab,” tegas Agustiar Sabran dalam sambutannya.

Menurut gubernur, seluruh pejabat yang dilantik telah melewati proses seleksi terbuka serta evaluasi ketat. Karena itu, mereka diminta langsung bekerja dan menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar menikmati posisi baru.

“Kita ini abdi negara dan abdi masyarakat. Jangan mengira setelah dilantik lalu menjadi bos rakyat, harus melayani,” ujarnya dengan nada tegas.

Pelantikan enam pejabat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/153/2026. Mereka yang dilantik yakni Eka S. Desiolo sebagai Inspektur Daerah, Muhammad Reza Prabowo sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Agus Chandra sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Rangga Lesmana sebagai Kepala Biro Umum Setda, Betri Susilawati sebagai Kepala Biro Organisasi Setda, serta Rosansyah sebagai Kepala Biro Kesra Setda.

Dalam arahannya, Agustiar juga menyoroti penggunaan anggaran daerah. Ia meminta seluruh perangkat daerah meninggalkan ego sektoral dan memastikan program pemerintah benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

“Terkait anggaran, gunakan seefisien dan seefektif mungkin untuk program yang menyentuh masyarakat. Jangan ada lagi ego sektoral,” katanya.

Agustiar mengungkapkan, proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama memerlukan waktu cukup panjang karena harus mengikuti regulasi dari Kemendagri dan BKN. Selain itu, dirinya ingin memastikan pejabat yang dipilih memiliki visi sejalan dengan arah pembangunan daerah.

“Kami evaluasi langsung. Bertemu kelompok maupun perorangan supaya ada chemistry antara pimpinan dan pejabat yang dilantik. Harapannya, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum Setda Kalteng yang baru dilantik, Rangga Lesmana, langsung memasang target kerja cepat dalam 100 hari pertama masa jabatannya. Fokus utamanya adalah meningkatkan pelayanan kepada pimpinan dan efektivitas biro.

“Apa yang sudah baik akan kami lanjutkan. Yang perlu disesuaikan dan diperbaiki akan kami kerjakan dalam seratus hari ini,” katanya.

Rangga juga mengenang perjalanan kariernya yang dimulai dari Kelurahan Raja enam tahun lalu. Ia menyebut pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik dan menjaga kepercayaan pimpinan.

Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Pj Sekda Linae Victoria Aden, para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda, serta para Kepala OPD Pemprov Kalteng, di antaranya Kepala Biro Adpim Johni Sonder.

Pelantikan berlangsung di hadapan jajaran pejabat Pemprov Kalteng dan menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Polin-dew)

Berita terkait

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

GPI dan PII Apresiasi Respons Cepat Kapolri atas Aspirasi Masyarakat dalam Kasus Sukoharjo

Jakarta – Spektroom: Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), dan DPP Aliansi Mahasiswa Muslim Maluku Kie Raha (AL-MULK) menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas respons cepat terhadap aspirasi masyarakat terkait penggerebekan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo. Apresiasi

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Taspen Digitalisasi Layanan, 38 Ribu Pensiunan di Kalteng Tak Perlu Lagi Menempuh Perjalanan Jauh

Palangka Raya-Spektroom: Jarak geografis dan usia lanjut tak lagi menjadi penghalang bagi 38 ribu pensiunan di Kalimantan Tengah untuk mendapatkan pelayanan dan hak pensiun. Melalui digitalisasi layanan, PT Taspen (Persero) menghadirkan kemudahan autentikasi dan pengurusan administrasi secara daring sehingga pensiunan tidak harus datang langsung ke kantor pelayanan. Manfaat layanan

Polin, Buang Supeno