Trending

Bantuan Kemanusiaan Disalurkan BAZNAS Ternate Untuk Korban Gempa Bumi

Bantuan Kemanusiaan Disalurkan BAZNAS Ternate Untuk Korban Gempa Bumi
Walikota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, menyerahkan bantuan untuk korban gempa bumi (Foto:BAZNAS Koter).

Ternate-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate melakukan penyaluran bantuan untuk warga yang terdampak gempa bumi tektonik di Kota Ternate, Kamis sore (9/4/2026).

Bantuan yang disalurkan itu diserahkan Walikota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, di Posko Penanganan Bencana Gempa Bumi eks Kantor Walikota Jalan Yos Soedarso Ternate.

Penerima bantuan tersebut 19 Kepala Keluarga   warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, sedang dan berat akibat gempa bumi tektonik magnitudo 7,6 dari 13 Kelurahan pada 6 kecamatan di Kota Ternate.

Walikota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kota Ternate yang dinilai konsisten dalam menjalankan program kebencanaan di daerah.

"Memang BAZNAS sangat berperan dalam membantu dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang mengalami bencana," ujar H. M. Tauhid.

Keberadaan BAZNAS selama ini sangat membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat, baik itu bencana alam, kebakaran maupun bencana sosial lainnya.

Bantuan dari BAZNAS juga diberikan kepada warga di wilayah terluar seperti Batang Dua yang juga merasakan manfaat dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS.

Ketua Baznas Kota Ternate, H. Adam Marus, mengatakan bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana gempa bumi.

"Bantuan yang diberikan darI BAZNAS dengan jumlah dana sebanyak Rp. 30 juta lebih," ungkap H. Adam.

Bantuan yang diberikan ini difokuskan kepada warga korban gempa bumi yang rumahnya mengalami kerusakan, dan diharapkan bantuan ini diharapkan akan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus membantu proses pemulihan pasca bencana.

Sebelumnya BAZNAS juga telah mengirimkan bantuan darurat ke Batang Dua yaitu logistik emergensi berupa 350 makanan siap saji, 1 ton beras, 100 dos mie instan, 1500 butir telur, popok bayi dan lansia, juga kebutuhan wanita.

Untuk Barang Dua tidak ada bantuan fisik dari BAZNAS, karena sudah diintervensi oleh instansi terkait, dan bantuan yang dibererkan terhadap 19 warga sesuai data dari BNPB.

Berita terkait

Jelang Konferensi Nasional Kota Toleransi, Pemkab Mimika Tata Wajah Kota

Jelang Konferensi Nasional Kota Toleransi, Pemkab Mimika Tata Wajah Kota

Mimika-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Mimika mempercepat berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Konferensi Nasional Kota Toleransi pada 14 hingga 16 November 2026, setelah Kabupaten di Provinsi Papua Tengah itu, dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan berskala nasional itu. Event tersebut, diharapkan dapat memperkuat semangat toleransi, merawat keberagaman, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang

Anthonius Teniwut, Julianto
Banyuwangi Mendapat Penghargaan dari UGM Sebagai Daerah dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Banyuwangi Mendapat Penghargaan dari UGM Sebagai Daerah dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Banyuwangi-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat penghargaan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Research Group Information System and Digital Transformation (ISDT) berupa “Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026”. Banyuwangi meraih terbaik pertama pada tata kelola transformasi digital kususnya implementasi kebijakan Sistem Pemerintahan

Julianto
Forum FKIP Se-Indonesia Soroti Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan

Forum FKIP Se-Indonesia Soroti Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan

Ambon-Spektroom : Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu isu strategis yang mendapat perhatian dalam Forum Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia di Ambon. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai mampu memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, namun harus diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab

Eva Moenandar, Julianto