Trending

BI Dorong Sinergi 35 Daerah Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

BI Dorong Sinergi 35 Daerah Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Muhammad Noor Nugroho mendorong sinergitas 35 kabupaten/kota di Jateng. (Foto : Karindra).

Magelang-Spektroom : Bank Indonesia (BI) mendorong pemerintah provinsi dan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah memperkuat kerja sama menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan. Langkah ini penting untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim, ketidak pastian global, serta persoalan distribusi pangan yang masih terjadi antar daerah.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Muhammad Noor Nugroho mengatakan, Jawa Tengah memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Namun, potensi produksi yang besar belum sepenuhnya diimbangi pemerataan pasokan dan kelancaran distribusi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sinergi Pengendalian Inflasi Pangan (SIGAP) 2026 di Magelang, Kamis (5/11/2026).

Menurut Noor, tantangan ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga alih fungsi lahan, keterbatasan regenerasi petani, pemanfaatan teknologi, hingga panjangnya rantai pasok.

Kondisi tersebut memicu perbedaan harga pangan antar wilayah. Disparitas harga cabai rawit tercatat mencapai 66,2 persen, sedangkan cabai merah sebesar 52,30 persen.

Di sisi lain, inflasi tahunan Jawa Tengah pada Oktober 2026 tercatat 2,99 persen, menurun dibandingkan September yang mencapai 3,18 persen. Meski masih dalam sasaran inflasi, sejumlah komoditas seperti beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan minyak goreng perlu diwaspadai.

"Yang perlu kita waspadai adalah tekanan inflasi dari beberapa komoditas pangan. Karena itu, pengendalian harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan," ujarnya.

Dalam jangka pendek, pengendalian diarahkan pada kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi, terutama menghadapi potensi El Nino serta peningkatan permintaan menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Sementara itu, upaya jangka menengah dan panjang mencakup peningkatan produktivitas melalui teknologi pertanian, penguatan kelompok tani unggulan, pengaturan pola tanam, serta kerja sama perdagangan antar daerah.

BI juga memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di Jawa Tengah. Sepanjang 2026, fasilitasi sarana dan prasarana yang diberikan mencapai 1.282 unit, meliputi revitalisasi rice milling unit (RMU), greenhouse, rumah burung hantu, mobil pangan, sarana irigasi, serta sumur dan pompa air.

BI mendorong peningkatan kapasitas petani dan kelembagaan melalui pelatihan serta business matching yang mempertemukan produsen dengan pembeli, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Upaya stabilisasi harga dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah dan program stabilisasi pasokan serta harga pangan.

Penguatan koordinasi tersebut menjadi fokus SIGAP 2026 yang berlangsung pada 5-7 November. Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, petani, peternak, pelaku usaha, offtaker, lembaga keuangan, dan masyarakat.

Kegiatan mencakup pertemuan tingkat tinggi TPID, penguatan kemitraan, ekspo inovasi pertanian, edukasi pangan, serta pelayanan masyarakat.

Noor berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai forum koordinasi, tetapi menghasilkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Berita terkait

PTMSI Maluku Utara Siapkan Pelatihan Wasit dan Kejuaraan Tenis Meja Piala Gubernur

PTMSI Maluku Utara Siapkan Pelatihan Wasit dan Kejuaraan Tenis Meja Piala Gubernur

Ternate-Spektroom : Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Maluku Utara menyiapkan pelatihan wasit dan pelatih serta pertandingan tenis meja memperebutkan Piala Gubernur Maluku Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong perkembangan olahraga tenis meja di daerah. Persiapan dua agenda tersebut dibahas dalam

Samin Hamudu, Bian Pamungkas
The Bandung Connection 2026, Mahasiswa Internasional Unsoed Belajar Sejarah dan Budaya Indonesia

The Bandung Connection 2026, Mahasiswa Internasional Unsoed Belajar Sejarah dan Budaya Indonesia

Bandung-Spektroom : Mengenal Indonesia tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas. Pengalaman mengunjungi situs bersejarah, menikmati keindahan alam, hingga berinteraksi langsung dengan seni tradisional menjadi cara mahasiswa internasional Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memahami keberagaman budaya Indonesia. Pengalaman tersebut diperoleh melalui kegiatan The Bandung Connection 2026 yang diselenggarakan International Relations

Bian Pamungkas