Trending

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Angin Kencang Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Angin Kencang Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara
Ilustrasi Angin Kencang (Sumber:BMKG)

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini yang dirilis Kamis (17/9/2026) berlaku untuk seminggu kedepan periode 17 - 23 September 2026.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster On Duty Marini Zahrina Ismah Albaar dalam releasenya mengatakan, kondisi dinamika atmosfer pada periode ini tidak berpengaruh signifikan di wilayah Maluku Utara, adanya pola belokan angin, pengaruh lokal serta anomali suhu muka laut yang aktif dalam penambahan massa uap air disekitar laut Maluku yang berpotensi mendukung pembentukan awan di sekitar wilayah Maluku Utara.

“Secara umum, cuaca di Maluku Utara selama periode tersebut diprakirakan cerah hingga berawan di seluruh wilayah Maluku Utara,” ujar Marini.

BMKG juga mengingatkan waspada terjadinya dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut seperti Angin Kencang, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

Prakiraan cuaca di Maluku Utara secara rinci adalah sebagai berikut : 17 – 18 September 2026 Secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dengan potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

19 - 20 September 2026 Secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dengan potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

21 - 23 September 2026 Secara umum kondisi cuaca Cerah Berawan dan angin kencang diprakirakan terjadi di Sebagian wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu dan sekitarnya.

Pemerintah dan masyarakat dihimbau untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas umum guna mengantisipasi dampak angin kencang serta dampak kekeringan akibat berkurangnya curah hujan, seperti melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pohon-pohon besar, papan reklame, atap bangunan, serta memastikan ketersediaan dan pengelolaan sumber daya air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode curah hujan rendah

“Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan mulai melakukan upaya pengurangan risiko, seperti tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, serta menata kawasan sekitar tempat tinggal,” kata Marini.

Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi angin kencang dan kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan kehendak untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.

Para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara dan selalu mengikuti informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Instagram @bmkg_malut, Facebook Stamet Sultan Babullah Ternate, Whatsapp +62812-4112-8229, Email : stamet.tternate@bmkg.go.id, website : https://cuaca.bmkg.go.id, Aplikasi Playstore/Appstore : Info BMKG dan Call Centre 196.

Berita terkait

Salurkan Masker Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Ternate, Kemenag Ingatkan Amanah Menjaga Alam

Salurkan Masker Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Ternate, Kemenag Ingatkan Amanah Menjaga Alam

Ternate–Spektroom : Kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di Kota Ternate sejak awal Oktober 2026 mulai dirasakan masyarakat. Kondisi musim kemarau dan kekeringan berkepanjangan membuat vegetasi di kawasan hutan mengering dan lebih mudah terbakar. Di tengah upaya Pemerintah Kota Ternate bersama berbagai pihak

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Kapolres Tabalong Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas, Hadir Layani Masyarakat

Kapolres Tabalong Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas, Hadir Layani Masyarakat

Tabalong–Kalsel-Spektroom : Sebagai wujud nyata kehadiran Polri bersama masyarakat, Polres Tabalong terus memberikan pelayanan secara langsung melalui kegiatan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan, guna menciptakan keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat, Selasa (6/10/2026). Kegiatan pengaturan lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres

Junaidi, Julianto
FEB UMI Makasar Gelar Pelatihan Penyusunan laporan Anggaran Desa Berbasis Excel

FEB UMI Makasar Gelar Pelatihan Penyusunan laporan Anggaran Desa Berbasis Excel

Pangkep - Spektroom : Upaya meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan desa terus dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Salah satunya melalui Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Anggaran Desa Berbasis Excel yang dilaksanakan di Desa Padang Lampe, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut menyasar aparatur

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Djoko Setijowarno Dorong Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM

Djoko Setijowarno Dorong Wajib Sekolah Mengemudi Sebelum Ujian SIM

Surakarta-Spektroom : Sekolah mengemudi dinilai tidak seharusnya sekadar menjadi formalitas untuk memenuhi persyaratan memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM). Keberadaannya perlu diarahkan sebagai pembekalan bagi calon pengemudi untuk membangun budaya keselamatan di jalan raya. Pakar transportasi nasional dari Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, mengatakan

Ciptati Handayani, Julianto