Trending

Capaian Gemilang Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Maluku Utara

Capaian Gemilang Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Maluku Utara
Evaluasi Capaian Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Maluku Utara (Foto:BKKBN Malut)

Spektroom – Perwakilan Kemendukbangga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Utara dengan bangga mengumumkan capaian signifikan dalam pelaksanaan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan anak dan pendampingan remaja, menunjukkan hasil positif hingga Oktober 2025.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara dr. Victor Palimbong, M.K.M., AIFO-K diwakili Ketua Tim Kerja Bina Keluarga Remaja Nurinaya Lukman, S.Sos, Selasa (25/11/2015) menyatakan bahwa peran ayah adalah kunci dalam membentuk generasi berkualitas, berakhlak, dan bebas stunting.
“Ayah bukan hanya sosok pencari nafkah, tetapi juga panutan, pendidik, dan support system terbaik bagi anak-anak. Keterlibatan aktif ayah melalui GATI menjadi fondasi penting bagi ketahanan keluarga di Maluku Utara,” ujarnya.
Capaian program-program prioritas nasional (PRO PN) yang beririsan langsung dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia menunjukkan kinerja yang memuaskan, mencerminkan adanya dukungan komunitas dan keluarga terhadap pendidikan remaja.
Menurutnya Program Bina Keluarga Remaja (BKR) PRO PN terkait Pelaksanaan Edukasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Gizi bagi Remaja berhasil mencapai total 73,02 persen dari target di tingkat provinsi hingga Oktober 2025. Capaian tertinggi dicatatkan oleh Halmahera Timur dengan angka 152,36 persen, disusul Halmahera Selatan 147,78 persen dan Kota Tidore Kepulauan.
Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) PRO PN untuk Pelaksanaan Edukasi Kespro dan Pendampingan Putri Calon Ibu berhasil mencapai total 62,92 persen dari target provinsi. Kabupaten Halmahera Timur kembali memimpin dengan capaian 96,54 persen, diikuti Halmahera Barat 73,17 persen dan Halmahera Tengah 70,59 persen.
Dalam mendukung GATI, BKKBN Maluku Utara terus mendorong para ayah untuk berperan sebagai Role Model, Aktif mengajarkan nilai-nilai, etika, dan keterampilan hidup kepada anak.
Meningkatkan Keterlibatan Emosional, Meluangkan waktu berkualitas untuk berinteraksi, mendengarkan, dan menjadi tempat sandaran bagi anak, terutama remaja.
Mendukung Edukasi Remaja, Aktif mendampingi dan mendukung anak-anak dalam mengikuti program-program BKR dan PIK Remaja untuk pencegahan pernikahan usia dini dan stunting.
BKKBN Maluku Utara juga berkomitmen untuk memperluas jangkauan sosialisasi GATI dan membentuk Komunitas Ayah Teladan di berbagai kabupaten/kota sebagai wadah untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat kapasitas para ayah.
“Kami optimis, melalui semangat kolaborasi antara ayah, ibu, dan seluruh pihak, Maluku Utara dapat melahirkan ‘Generasi Emas’ yang berkualitas, tangguh, dan berdaya saing,” ujar Naya.

Berita terkait

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengungkap Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian kini telah mencapai sekitar 80 persen. Hal itu disampaikan Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dalam acara Penandatanganan perjanjian kerja sama antara kemenkop dengan BSK Hukum Kementerian Hukum dan Dialog Kebijakan ‘Interoperabilitas Sistem Kebijakan di Bidang Koperasi Melalui Forum Komunikasi

Nurana Diah Dhayanti
Audensi dengan Wamenkes Gubernur Maluku: Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

Audensi dengan Wamenkes Gubernur Maluku: Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

Jakarta-Spektroom: Pemerintah Provinsi Maluku terus memperjuangkan pemerataan akses dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat melakukan audiensi resmi dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) II Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga diminta ikut mengawasi dan segera melaporkan bangunan yang diduga tidak memiliki izin atau berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan sekitar. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengawasan bangunan tidak bisa

Bian Pamungkas