Trending

Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate melaksanakan kegiatan kuliah pakar (Foto:Spektroom/Gizi)

Ternate–Spektroom : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Ternate menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Antidiabetik Fuli Pala dan Potensinya dalam Pengembangan Pangan Fungsional”.

Kegiatan berlangsung di Ruang Multifungsi Poltekkes Kemenkes Ternate dengan menghadirkan Dr. Hasbullah, S.TP., M.Sc. sebagai narasumber dan moderator Dr. Fahmi Abdul Hamid, SKM., M.Kes, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan ini diikuti seluruh mahasiswa Jurusan Gizi dan dosen di lingkungan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate. Kuliah pakar ini menjadi salah satu upaya memperkuat wawasan akademik sekaligus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi pangan berbasis potensi sumber daya lokal Maluku Utara.

Kuliah pakar secara resmi dibuka Ketua Jurusan Gizi, Nofiandri, SKM., M.Kes., yang hadir mewakili Direktur Poltekkes Kemenkes Ternate, yang pada kesempatan tersebut belum berkesempatan hadir secara langsung karena agenda kedinasan lainnya.

Direktur Poltekkes Kemenkes Ternate diwakili Ketua Jurusan Gizi, Nofiandri, menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan kesehatan masyarakat, khususnya permasalahan penyakit tidak menular seperti diabetes melitus.

Upaya pencegahan diabetes tidak hanya dilakukan melalui edukasi dan perubahan perilaku hidup sehat, tetapi juga perlu didukung oleh penelitian dan pengembangan pangan fungsional.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia 15 tahun ke atas di Provinsi Maluku Utara tercatat sebesar 1,2 persen, sedangkan prevalensi nasional mencapai 2,2 persen. Data tersebut menjadi salah satu gambaran pentingnya penguatan edukasi gizi, pencegahan, serta pengembangan inovasi pangan yang berorientasi pada kesehatan masyarakat.

"Maluku Utara memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat potensial untuk dikembangkan, salah satunya tanaman pala. Fuli pala, yang selama ini lebih dikenal sebagai bagian dari komoditas rempah unggulan daerah, memiliki peluang untuk dikaji lebih mendalam melalui pendekatan ilmiah, khususnya terkait kandungan senyawa bioaktif dan potensi aktivitas antidiabetiknya," ujar Nofiandri.

Melalui pemaparan materi Dr. Hasbullah, S.TP., M.Sc., peserta memperoleh wawasan mengenai kajian antidiabetik fuli pala dan peluang pemanfaatannya dalam pengembangan pangan fungsional. Diskusi dipandu oleh moderator sehingga kegiatan berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif dan konstruktif.

Kajian ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan alam lokal yang tidak hanya memiliki nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat. Pengembangannya tentu perlu didukung oleh penelitian ilmiah berkelanjutan untuk memastikan keamanan, efektivitas, dan manfaat produk.

Melalui kegiatan kuliah pakar ini, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif baru mengenai hubungan antara ilmu gizi, penelitian bahan alam, teknologi pangan, dan inovasi produk pangan fungsional. Mahasiswa juga didorong untuk lebih kritis, kreatif, dan berorientasi pada penelitian berbasis bukti ilmiah dalam mengembangkan potensi pangan lokal daerah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate dalam memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong lahirnya penelitian dan inovasi yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Dengan mengangkat potensi fuli pala, Jurusan Gizi berharap kekayaan sumber daya lokal Maluku Utara tidak hanya dikenal sebagai komoditas perdagangan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber inovasi pangan fungsional melalui penelitian berkelanjutan dan kolaborasi multidisiplin.

Berita terkait

Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan operasi yustisi massal untuk menindak warga maupun pelaku usaha yang masih membuang sampah sembarangan. Penindakan akan dilakukan serentak dengan melibatkan aparat lintas sektor, menyasar 94 titik pembuangan sampah liar yang tersebar di seluruh kecamatan. Langkah tersebut dilakukan menyusul pemberlakuan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor

Bian Pamungkas
Unimal Bandarlampung Mewisuda 1.140 Lulusan Jenjang Pendidikan Diploma, Profesi, Sarjana dan Magister

Unimal Bandarlampung Mewisuda 1.140 Lulusan Jenjang Pendidikan Diploma, Profesi, Sarjana dan Magister

Bandarlampung - Spektroom : Universitas Malahayati (Unimal) Bandarlampung kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan Prosesi Wisuda Periode ke-41 Tahun 2026, dalam Rapat Senat Terbuka, berlangsung di Graha Bintang, Sabtu (7/11/2026). Wisuda ini menjadi momentum penting bagi Universitas Malahayati dalam melepas para lulusan yang telah

Anggoro AP