Trending

Dua Remaja Jakarta Selatan Bawa Misi Persahabatan dan Kemanusiaan ke Jepang

Dua Remaja Jakarta Selatan Bawa Misi Persahabatan dan Kemanusiaan ke Jepang
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, secara resmi melepas keberangkatan dua anggota PMR - PMI Jakarta Selatan ke - Jepang. (Foto: Humas).

Jakarta-Spektroom : Kesempatan mengenal dunia lebih luas kini terbuka bagi dua anggota Palang Merah Remaja (PMR) Kota Jakarta Selatan. Malik Muhammad Muzakki dan Davina Tsabitah terpilih mewakili daerahnya dalam program pertukaran remaja internasional bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) di Wilayah Metropolitan Tokyo, Jepang, pada 5–11 November 2026.

Keberangkatan keduanya bukan sekadar perjalanan ke luar negeri. Ada misi persahabatan, pembelajaran kemanusiaan, dan kesempatan mengenalkan budaya Indonesia, khususnya Jakarta, kepada generasi muda di Jepang.

Malik merupakan anggota PMR Wira dari MAN 4 Jakarta, sedangkan Davina adalah anggota PMR Madya dari MTs 41 Al-Azhar Asy-Syarif. Keduanya akan bergabung dengan 12 peserta lainnya yang mewakili PMI Provinsi DKI Jakarta dalam International Exchange Program with Japanese Red Cross Society.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, secara resmi melepas keberangkatan kedua pelajar tersebut. Ia berpesan agar kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman, sekaligus mempelajari berbagai hal positif dari masyarakat Jepang.

Menurut Syafrin, Jepang memiliki budaya kedisiplinan, kebersihan, dan ketertiban yang patut dipelajari. Selain itu, pengalaman Jepang dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan menghadapi bencana juga menjadi pengetahuan penting bagi para peserta.

“Jadilah duta Jakarta Selatan yang memiliki ketangguhan, akhlakul karimah, dan jiwa kepemimpinan dalam setiap tim yang diikuti. Jangan takut menyerah, pelajari seluruh hal yang terkait dengan budaya tertib di Jepang,” pesannya.

Lebih dari sekadar pertukaran budaya, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anggota PMR untuk mengamalkan nilai-nilai Tri Bakti PMR, terutama poin ketiga, yakni mempererat persahabatan nasional dan internasional.

Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, H. Mundari, menjelaskan bahwa kedua peserta telah menjalani pembekalan dan pelatihan secara komprehensif di Markas PMI Provinsi DKI Jakarta sebelum diberangkatkan.

Materi yang diberikan cukup beragam, mulai dari kesiapsiagaan bencana, pertolongan pertama, prinsip dasar kepalangmerahan, kepemimpinan, komunikasi efektif, hingga pemahaman lintas budaya.

Tidak hanya dipersiapkan untuk mengenal budaya negara tujuan, para peserta juga dibekali pengetahuan mengenai budaya Betawi. Dengan demikian, mereka dapat memperkenalkan kekayaan budaya daerah asalnya sekaligus membawa identitas Jakarta dalam pergaulan internasional.

Mundari berharap Malik dan Davina mampu menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Keduanya diharapkan tidak hanya membawa nama baik keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi representasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, serta Palang Merah Indonesia.

“Semoga para pelajar terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan baik, membawa amanah nama baik Kota Jakarta Selatan dan Provinsi DKI Jakarta, serta menjaga reputasi Palang Merah Indonesia di kancah internasional,” tandasnya.

Berita terkait

Wako Batam: Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya

Wako Batam: Penyandang Disabilitas Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya

Batam–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat komitmen mewujudkan pembangunan yang inklusif dengan membuka kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menutup Pelatihan Kewirausahaan bagi Penyandang Disabilitas dan Pendampingan Kota Batam Tahun 2026 di Nagoya Hill Hotel, Lubukbaja,

Desmawati, Rafles
Investasi Bodong hingga Love Scam, Polda Kalbar Minta Warga Waspada

Investasi Bodong hingga Love Scam, Polda Kalbar Minta Warga Waspada

Pontianak-Spektroom : Kemudahan transaksi keuangan dan investasi melalui platform digital kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut, ancaman penipuan semakin beragam, mulai dari investasi bodong, pencurian data pribadi, hingga penipuan berkedok hubungan asmara. Polda Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital

Apolonius Welly, Julianto