Trending

Hadapi Bonus Demografi 2030, Pemkot Surakarta Siapkan Anak Muda Lebih Kompetitif di Dunia Kerja

Hadapi Bonus Demografi 2030, Pemkot Surakarta Siapkan Anak Muda Lebih Kompetitif di Dunia Kerja
Peserta Pelatihan Rumah Siap Kerja Bersama Kota Surakarta 2026. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta-Spektroom : Menghadapi tantangan bonus demografi pada 2030, Pemerintah Kota Surakarta terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program Rumah Siap Kerja. Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dan kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Demikian disampaikan Wali Kota Surakarta Respati Ardi, saat membuka Pelatihan Rumah Siap Kerja Bersama Kota Surakarta, di Balai Kota, Jumat (6/11/2026).

Walikota mengatakan, kesiapan generasi usia produktif menjadi faktor penting agar bonus demografi dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pengalaman sejumlah negara seperti Jepang dan Korea Selatan menunjukkan bahwa bonus demografi dapat menjadi momentum kemajuan ekonomi dan industri apabila didukung sumber daya manusia yang kompeten.

“Kita harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan 2030. Dunia usaha tidak selalu melihat pekerja dari IPK atau nilai akademis, tetapi juga pengalaman dan kemampuan yang dimiliki,” ungkapnya.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi, saat membuka Pelatihan Rumah Siap Kerja Bersama. (Foto: Ciptati Handayani)

Respati juga menjelaskan, Pemkot Surakarta hadir sebagai fasilitator yang mempertemukan lembaga pelatihan kerja, perusahaan swasta, dan masyarakat pencari kerja. Melalui program Rumah Siap Kerja, pemerintah berupaya menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan kompetensi tenaga kerja yang tersedia.

Oleh karenanya, Ia berpesan kepada peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, tidak mudah menyerah dan berani memanfaatkan kesempatan kerja yang tersedia.

“Harapannya, melalui program Rumah Siap Kerja ini, akan semakin banyak generasi muda, memiliki keterampilan dan daya saing untuk memasuki dunia kerja. Sehingga, bonus demografi 2030 dapat menjadi peluang dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Respati.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta Pramutedy Sukoco menyampaikan, program Rumah Siap Kerja menghadirkan beragam pelatihan keterampilan, mulai dari administrasi perkantoran, barista, desain grafis, digital marketing, menjahit, operator komputer, perhotelan, bahasa Jepang, tata rias kecantikan, hingga kewirausahaan.

“Berbagai jenis pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta sekaligus memperluas peluang penempatan kerja sesuai kebutuhan pasar.” ucapnya.

(Ciptati Handayani)

Berita terkait

Libatkan Dalang Cilik, Pemkot Surakarta Perkuat Regenerasi Seni Pedalangan

Libatkan Dalang Cilik, Pemkot Surakarta Perkuat Regenerasi Seni Pedalangan

Surakarta-Spektroom : Pemerintah Kota Surakarta memperkuat regenerasi seni pedalangan dengan memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal, mempelajari, dan menampilkan seni pewayangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pentas Dalang Anak Surakarta dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional 2026 di Taman Balekambang, Jumat (6/11/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan

Ciptati Handayani, Julianto