Trending

Halmahera Timur Raih Penghargaan Nasional Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025

Halmahera Timur Raih Penghargaan Nasional Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025
Wakil Menteri Kemdukbangga Ratu Ayu Isyana Bogoes Oka saat menyerahkan penghargaan kepada Sekda Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat (Foto:BKKBN Malut)

Spektroom - Dinas P2KBP3A Kabupaten Halmahera Timur meraih penghargaan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 dari Kementerian Kependudukam dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) RI. Rabu, (26/11/2025)
Kepala Dinas P2KBP3A Halmahera Timur Ihwan, SKM., MM., mengatakan, keberhasilan yang diperoleh adalah buah dari komitmen kuat dari pemerintah daerah. Karena itu kepada semua pihak disampaikan terima kasih atas partisipasinya menyukseskan Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2025.
Menurut Ihkwan pendataan keluarga bukan sekadar pemenuhan kewajiban, melainkan investasi strategis untuk memastikan setiap kepala keluarga (KK) di 102 Desa di Halmahera Timur terdata secara komprehensif.
"Berkat sinergi dan kerja keras seluruh tim, Halmahera Timur berhasil menyelesaikan pendataan 2025 ini dengan baik. Penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa komitmen daerah adalah kunci utama dalam menghasilkan data berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan untuk perencanaan program Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga di masa depan," ujar Ihwan.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mendapat pengakuan di tingkat nasional, memperkuat posisi Haltim sebagai daerah yang serius dalam upaya pembangunan berbasis data.
"Penghargaan ini milik seluruh masyarakat Halmahera Timur. Mari terus jadikan data ini sebagai basis untuk membangun keluarga yang kuat dan Halmahera Timur yang lebih sejahtera," ucapnya
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, dr. Victor Palimbong, M.K.M., AIFO-K, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Haltim dan Dinas P2KBP3A atas komitmen dan kerja kerasnya menyukseskan Pemutakhiran Pendataan Keluarga (PK) 2025.
Keberhasilan ini kata dr. Victor, menjadi kompas Kabupaten/kota lain di Maluku Utara. Sebab, Data yang akurat sangat penting untuk menentukan lokasi dan sasaran program prioritas, serta memastikan intervensi kebijakan tepat sasaran demi mewujudkan keluarga Maluku Utara yang lebih sehat dan sejahtera.

Berita terkait

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengungkap Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian kini telah mencapai sekitar 80 persen. Hal itu disampaikan Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dalam acara Penandatanganan perjanjian kerja sama antara kemenkop dengan BSK Hukum Kementerian Hukum dan Dialog Kebijakan ‘Interoperabilitas Sistem Kebijakan di Bidang Koperasi Melalui Forum Komunikasi

Nurana Diah Dhayanti
Audensi dengan Wamenkes Gubernur Maluku: Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

Audensi dengan Wamenkes Gubernur Maluku: Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

Jakarta-Spektroom: Pemerintah Provinsi Maluku terus memperjuangkan pemerataan akses dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat melakukan audiensi resmi dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) II Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga diminta ikut mengawasi dan segera melaporkan bangunan yang diduga tidak memiliki izin atau berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan sekitar. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengawasan bangunan tidak bisa

Bian Pamungkas