Trending

Jadi Narasumber Program Laporan 8 Apdate Garuda TV, Gubernur Mirza Jelaskan Program Desaku Maju Pemprov Lampung

Jadi Narasumber Program Laporan 8 Apdate Garuda TV, Gubernur Mirza Jelaskan Program Desaku Maju Pemprov Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal menjadi narasumber pada Program Laporan 8 Apdate Garuda TV. (Foto Capture YouTube Garuda TV).

Jakarta - Spektroom: Program Desaku Maju adalah program strategis pemerintah provinsi lampung yang menempatkan desa sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah menuju visi besar Lampung maju menuju Indonesia emas 2045.

Program Desaku Maju tersebut dibahas dalam Program Laporan 8 Apdste Garuda TV, pada Jum'at (6/11/2026) sore bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal.

Pada tayangan Program Laporan 8 Update, presenter menanyakan, posisi provinsi Lampung sangat penting, karena Lampung merupakan posisi strategis sebagai pintu gerbang Sumatera dari Jawa dan salah satu wilayah penting dalam sektor pertanian yang hampir mencapai 70% masyarakat Lampung ini bekerja di sektor pertanian.

"Kemudian ada program Desaku Maju bisa diceritakan apa latar belakang utama program desaku maju dan persoalan mendasar apa di tingkat desa yang ingin diselesaikan melalui program ini"

Menurut Gubernur Mirza, di provinsi Lampung populasi penduduknya lebih banyak di pedesaan daripada di perkotaan, di provinsi Lampung, hampir 70% masyarakat tinggal di daerah pedesaan dan 30% di perkotaan.

"Sistem ekonomi sebelumnya membuat pertumbuhan ekonomi tidak merata, desa memproduksi hasil pertanian namun hasil pertanian tidak bisa membuat makmur, karena nilai tambah ekonominya mengalir ke kota" terang Mirza menjawab pertanyaan presenter Garuda TV.

audio-thumbnail
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Pacu Program Desa Kumaju
0:00
/1798.873107

Mirza menambahkan, kondisi tersebut mengakibatkan pertumbuhan ekonomi berada diwilayah perkotaan, akibatnya Indeks Pertumbuhan Manusia (IPM) didesa menurun, banyak pengangguran.

"Program Desaku Maju adalah implementasi dari Asta Cita Presiden yang menginginkan bagaimana ekonomi kita ini tumbuh merata tumbuh dari bawah keatas, kita mengikrarkan bahwa ekonomi harus tumbuh dari desa maka fokus kami adalah bagaimana membuat desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kedepan." ujar Mirza menjelaskan.

"Kemudian sejauh mana Pak gub program desaku maju ini mampu mendongkrak potensi pertanian perkebunan dan usaha lokal di desa?"

Menurut Gubernur, melalui program desaku maju ini yang pertama, produktivitas pertanian bisa meningkat, yang kedua pendapatan petani juga meningkat dan yang ketiga standarisasi nilai tambah itu dilakukan di desa-desa.

Gubernur Mirza menjelaskan, perkebunan dan pertanian seperti kopi dan pada ada didesa dan selama ini produk Perkebunan dan pertanian keluar dari desa masih dalam keadaan mentah.

"Intinya petani menanam kemudian menjual dalam keadaan mentahan sehingga tidak ada ada nilai tambah karena nilai tambahnya ini dilakukan di perkotaan bahkan di luar provinsi Lampung. Maka tugas kami bagaimana memberikan nilai tambah, dengan cara dibuat proses hilirisasi" terang Mirza

Dengan memberikan bantuan kepada petani dane pekebun mesin dryer (pengering) sehingga seluruh hasil pertanian dikeringkan untuk mendongkrak harga jual dan akan lebih tahan lama dalam penyimpanan.

Dalam tayangan berdurasi 30 menit tersebut Gubernur Mirza juga menjelaskan setelah ada mesin pengering, produk pertanian dan perkebunan di desa seperti gabah, jagung, singkong, gaplek dan kopi kemudian mendapatkan nilai tambah.

"Untuk Gabah kita jadikan beras, gaplek kita buat pakan ternak serta limbah pabrik juga kita buat pupuk hayati cair, dengan produktivitas yang meningkat sehingga di desa itu muncul lah produk-produk baru yang tadinya hanya ada padi, jagung dan singkong karena ada hilirisasi produksi" terang dia lagi.

Lebih dari itu, terus Mirza produk yang dihasilkan desa bisa memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) juga bisa menikmati hasilnya dengan mengambil kebutuhannya dari desa setempat.(@Ng).

Berita terkait

Pemkab Buleleng Luncurkan 10 Inovasi Strategis, Tekankan Transformasi Digital dan Pelayanan Publik

Pemkab Buleleng Luncurkan 10 Inovasi Strategis, Tekankan Transformasi Digital dan Pelayanan Publik

Buleleng-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Buleleng tidak mau ketinggalan dengan daerah lain dalam memperkuat transformasi birokrasi melalui pengembangan berbagai inovasi pelayanan publik. Sebanyak 10 inovasi strategis hasil proyek perubahan peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 resmi diluncurkan sebagai langkah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan,

Julianto