Trending

Jakarta Perkuat Kolaborasi Kampus dan Swasta Hadapi Tantangan Kota Global

Jakarta Perkuat Kolaborasi Kampus dan Swasta Hadapi Tantangan Kota Global
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menandatangani prasasti, saat meresmikan Gedung Universitas Ciputra Jakarta. (Foto: Dinaskominfotik DKI).

Jakarta - Spektroom : Penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta menjadi salah1 strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai persoalan perkotaan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota global yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan pentingnya peran dunia pendidikan dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan kesempatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Pramono saat meresmikan Gedung Universitas Ciputra Jakarta sekaligus memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di Dian Auditorium, Lantai 17, Universitas Ciputra Jakarta, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026).

“Kuliah umum ini menjadi ruang untuk berdiskusi dengan mahasiswa mengenai tantangan nyata yang dihadapi Jakarta dalam perjalanannya menuju kota global. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pemerataan kesempatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur fisik. Pemerintah juga perlu memastikan berbagai fasilitas dan kebijakan perkotaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Pengembangan transportasi, penataan ruang publik, serta integrasi kawasan, misalnya, harus mampu meningkatkan kelancaran mobilitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di sektor pendidikan, Pemprov DKI Jakarta memperluas akses masyarakat melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Kedua program tersebut ditujukan untuk membantu generasi muda memperoleh kesempatan pendidikan tanpa terhambat keterbatasan ekonomi.

Pramono juga menyoroti perlunya inovasi pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal. Keterlibatan sektor swasta dan perguruan tinggi dinilai dapat memperkuat kapasitas pemerintah dalam mengembangkan solusi pembangunan, dengan tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan publik.

Perguruan tinggi diharapkan berperan lebih luas daripada sekadar mencetak lulusan berkualitas. Kampus juga perlu menjadi pusat penelitian dan pengembangan gagasan yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan perkotaan.

Kontribusi akademisi dan mahasiswa dibutuhkan, antara lain, untuk mendukung inovasi transportasi, pengelolaan sampah, serta pengembangan ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar dalam memperkuat daya saing Jakarta.

Managing Director Ciputra, Harun Hajadi mengatakan kehadiran Universitas Ciputra Jakarta merupakan wujud komitmen Ciputra Group dan Yayasan Ciputra Pendidikan untuk memperluas kontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di Ibu Kota.

Kolaborasi pemerintah, kampus, dan sektor swasta diharapkan menjadi fondasi penting bagi Jakarta untuk menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota global.

Berita terkait

BPLH Berikan bantuan Armada Dump Truk kepada Pemko Tanjungpinang

BPLH Berikan bantuan Armada Dump Truk kepada Pemko Tanjungpinang

Tanjungpinang–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Walikota Lis Dasrmansyah menerima dump truck dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Republik Indonesia. Pemberian hibah Armada dump truck, karena Kota Tanjungpinang dinilai meraih score tertinggi dalam penilaian Adipura dari 7 Kabupaten/Kota se-Kepri, yang diserahkan

Desmawati, Rafles