Trending

Jakarta Reimagined Dorong Inovasi Placemaking untuk Jakarta

Jakarta Reimagined Dorong Inovasi Placemaking untuk Jakarta
Direktur Utama Jakarta Experience Board, Yunn Bali Mohammad Yusuf(Foto: Spektroom/IIS).

Jakarta - Spektroom : Dalam upaya menjaga komitmen Jakarta sebagai aktor kota global yang berbudaya, Jakarta Experience Board (JXB) berkolaborasi dengan Jakarta City Branding (JCB) dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI Jakarta) yang didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menghadirkan acara 'Jakarta ReImagined: Placemaking Design Competition', Minggu (30/8/2028).

Mengusung semangat urban resilience, program ini mengajak warga masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem baru melalui ide dan gagasan penciptaan serta pemanfaatan ruang di area Kanal Banjir Barat, Dukuh Atas.

Inisiatif strategis ini sekaligus
menjadi langkah nyata Pemprov DKI Jakarta dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta pada Juni 2027 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung transformasi ruang kota.

Menjelang 5 Abad Jakarta, pihaknya terus mengakselerasi langkahnya untuk mengukuhkan posisi sebagai kota global yang berbudaya. Inisiatif Jakarta ReImagined ini sangat sejalan dengan visi kami.

"Optimalisasi ruang publik tidak hanya menciptakan daya tarik pariwisata dan ecotourism baru, tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi kreatif kita.” ujarnya.

Lebih lanjut Direktur Utama Jakarta Experience Board, Yunn Bali Mohammad Yusuf, menyoroti pentingnya pelibatan masyarakat dalam menciptakan sebuah ruang publik dengan semangat urban resilience. J

akarta ReImagined lahir dari kesadaran bahwa membangun ketahanan kota atau urban resilience membutuhkan partisipasi aktif warganya.

"Sebagai IP event pertama JXB yang berfokus pada placemaking, kami sangat bangga melihat kolaborasi lintas disiplin dari para mahasiswa dan profesional muda. Kelima belas karya instalasi yang terpilih ini bukan sekadar pameran estetika, melainkan wujud nyata dari aspirasi masyarakat akan ruang
publik yang inklusif. Gagasan mereka adalah cikal bakal cetak biru wajah baru Jakarta," ungkapnya.

Setelah melalui proses yang panjang, sebanyak 15 karya orisinal terbaik dari para placemaker Indonesia telah terpilih, untuk memamerkan karyanya pada Showcase & Awarding Night Jakarta ReImagined 2026 yang diadakan secara terbuka untuk publik dan tidak dipungut biaya (gratis), di Melting Pop, M Bloc Space hari Minggu 30 Agustus 2026 mulai pukul 9 pagi sampai dengan selesai.

Ide dan gagasan dari para peserta ini diharapkan mampu menjadi referensi cetak biru bagi pengembangan Jakarta di masa depan. Pemanfaatan ruang kota yang optimal tidak hanya menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan ekonomi global, tetapi juga menawarkan pengalaman segar di bidang pariwisata dan ecotourism.

Aktivasi ruang-ruang ini juga diharapkan mampu memberikan wadah berekspresi bagi berbagai komunitas yang masuk dan saling terhubung melalui komunikasi budaya di Jakarta.

Tentang Jakarta ReImagined (JaRe): Jakarta ReImagined merupakan sebuah kompetisi desain placemaking inisiasi Jakarta Experience Board (JXB) yang didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dengan menyoroti tema "Placemaking", program ini berfokus pada aktivasi ruang-ruang kota dan menjadi wadah bagi pegiat tata ruang, rekan muda, mahasiswa/i, dan profesional untuk menghasilkan gagasan yang mampu menjadi referensi cetak biru pengembangan Jakarta menuju kota global yang berbudaya di masa depan.

Berita terkait

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Ambon-Spektroom : Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana

Eva Moenandar, Buang Supeno
Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Malang-Spektroom : Dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pihak tanpa prosedur hukum yang sah bukan perkara sepele. Jika dugaan itu benar melibatkan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran etik atau penyalahgunaan kewenangan. Ada ancaman yang lebih serius: penyanderaan kekuasaan presiden melalui penguasaan informasi pribadi, politik,

Buang Supeno