Trending

Karhutla Ancam Kehidupan Satwa Liar, Penggiat Wisata Brind Watching Serukan Keselamatan Hutan & Lingkungan

Karhutla Ancam Kehidupan Satwa Liar, Penggiat Wisata Brind Watching Serukan Keselamatan Hutan & Lingkungan
Salah satu jenis burung cenderawasih yang terancam karhutla. (foto: Tony Teniwut)

Fakfak-Spektroom : Kebakaran hutan merupakan ancaman serius bagi seluruh makhluk hidup, bukan hanya manusia, tetapi juga satwa liar, khususnya berbagai jenis burung yang hidup di wilayah Kabupaten Fakfak.

Penggiat wisata bird watching atau pengamatan burung, Rusdy Purwanto, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, kebakaran hutan dapat mengancam kelangsungan hidup satwa liar yang bergantung pada ekosistem hutan sebagai tempat tinggal, mencari makan, dan berkembang biak, sehingga upaya menjaga lingkungan perlu menjadi perhatian bersama.

Sebagai penggiat pengamatan satwa liar di Kabupaten Fakfak, Ia menyerukan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian alam dan mencegah terjadinya kebakaran hutan, sebab menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan kehidupan manusia dan satwa liar.

"Saya secara pribadi dan sebagai bagian dari komunitas pengamat satwa liar yang ada di Kabupaten Fakfak menyerukan kepada seluruh masyarakat, mari kita menjaga ekosistem dan lingkungan kita dari kebakaran hutan. Jangan sampai hal-hal seperti itu terjadi,” ujar Rusdy, Jumat,16 Oktober 2026.

Ia juga berharap musim kemarau yang saat ini berlangsung dapat segera berakhir sehingga hujan kembali turun dan membantu memulihkan kondisi hutan yang terdampak kebakaran. Air memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan seluruh makhluk hidup dan menjaga keseimbangan alam.

“Karena air adalah kehidupan, hutan itu mama kita. Jadi, mari kita jaga bersama. Semoga apa yang ada di hutan kehidupan ini semua kembali pulih seperti semula. Begitu pula perlu kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, supaya terus ditingkatkan, agar kelestarian hutan dan habitat satwa liar di Kabupaten Fakfak tetap terjaga.

Berita terkait

Warga Dukung Program TMMD pembangunan infrastruktur  Pembangunan Jalan Desa  Tembus ke KITB

Warga Dukung Program TMMD pembangunan infrastruktur Pembangunan Jalan Desa Tembus ke KITB

Batang-Spektroom: Bagi masyarakat pedesaan, ternak menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Demikian halnya dengan Ratno, salah seorang sesepuh desa Sembung tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas