Kemenag Kubu Raya Gaungkan Moderasi Beragama Lewat Forum Diskusi

Kemenag Kubu Raya Gaungkan Moderasi Beragama Lewat Forum Diskusi
Kasi Bimas Islam sekaligus Ketua Pelaksana FGD, H. Abu Bakar.

Spektroom – Dalam rangka memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial yang berlatar belakang keagamaan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Senin, 28 Juli 2025. Kegiatan berlangsung di Gedung Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Kubu Raya.

FGD kali ini mengusung tema “Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Moderasi Beragama di Tengah Keberagaman”. Hadir dalam kegiatan tersebut para perwakilan instansi pemerintah, organisasi masyarakat, serta tokoh lintas agama di Kubu Raya.

Kegiatan diawali dengan paparan dari Kasi Bimas Islam sekaligus Ketua Pelaksana FGD, H. Abu Bakar. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Plh. Kepala Kantor Kemenag Kubu Raya, H. Sumargi. Dalam sambutannya, Sumargi menekankan pentingnya peran penyuluh agama dalam menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan membawa rahmat bagi seluruh umat (rahmatan lil 'alamin).

FGD ini juga menghadirkan Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kubu Raya, Muhammad Ilham, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Ilham menyampaikan bahwa Kemenag siap memfasilitasi tempat peribadatan bagi umat beragama yang terkendala izin, sesuai Peraturan Sekjen Kementerian Agama Nomor 101 Tahun 2023.

“Umat bisa melaksanakan ibadah di kantor Kemenag kabupaten atau kota sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan beragama,” jelas Ilham.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Kantor Urusan Agama (KUA) dan penyuluh dalam melakukan sosialisasi dan pencegahan potensi konflik sosial berbasis agama.

“Penyuluh harus aktif turun ke lapangan dan menyampaikan informasi yang benar. Jangan sampai justru memberi informasi yang keliru kepada masyarakat,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, para peserta menyepakati komitmen bersama untuk terus memperkuat moderasi beragama sebagai fondasi kerukunan dan keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat.( Apol).

Berita terkait

GreenMu Dorong Sampah Bernilai Ekonomi, Bupati Banyumas Dukung Gerakan Zero Waste to Money

GreenMu Dorong Sampah Bernilai Ekonomi, Bupati Banyumas Dukung Gerakan Zero Waste to Money

Banyumas-Spektroom :Pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas terus diarahkan tidak sekadar untuk mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menjadi sumber nilai ekonomi bagi masyarakat. Arah tersebut mendapat dukungan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melalui gerakan Green Movement Muhammadiyah (GreenMu). Dukungan itu disampaikan Sadewo saat menghadiri pengukuhan Satgas GreenMu yang dihadiri Wakil Menteri

Bian Pamungkas
Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pemkab Pasaman Barat-OJK Bangun Ekosistem Pembiayaan Komoditas Jagung

Pasaman Barat–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat ekosistem pembiayaan komoditas jagung melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang melibatkan pemerintah daerah, perbankan, PNM, Jamkrida, BPJS Ketenagakerjaan, kelompok tani, dan Perum Bulog di Auditorium Kantor

Rafles
Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sejak berdiri pada 23 September 1965, Universitas Lampung (Unila) telah menempuh perjalanan panjang, dari perguruan tinggi yang lahir dari cita-cita masyarakat Lampung, menjadi universitas yang terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian, tata kelola, serta kontribusinya di tingkat daerah nasional maupun di internasional. Angka 61, bukan sekedar angka

Anggoro AP
ссс