Trending

Kemendukbangga/BKKBN Malut Gelar Forum Koordinasi Bersama Mitra di Morotai, Perkuat Tata Kelola Alokon

Kemendukbangga/BKKBN Malut Gelar Forum Koordinasi Bersama Mitra di Morotai, Perkuat Tata Kelola Alokon
Pelaksanaan Forum Penguatan Sistem Tata Kelola Alokon di Kabupaten Pulau Morotai (Foto:Spektroom/BKKBN Malut)

Morotai–Spektroom : Sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara memperkuat tata kelola Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon) melalui Forum Penguatan Sistem Tata Kelola Alokon di Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Morotai, serta tenaga kesehatan pengelola fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara diwakili Ketua Tim Kerja KBKR Wahyudi, menegaskan bahwa tata kelola Alokon yang akuntabel, transparan, dan tertelusur merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan KB yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Forum koordinasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta, tetapi juga menghasilkan langkah konkret dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan, khususnya terkait distribusi, pencatatan, dan pelaporan Alokon," ujar Wahyudi.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola Alokon, mulai dari perencanaan hingga distribusi, guna menjamin ketersediaan kontrasepsi yang aman, berkualitas, dan tepat sasaran serta meningkatkan akses pelayanan KB bagi masyarakat.

Dari sisi pengawasan, BPOM Morotai turut memberikan penguatan pemahaman kepada petugas mengenai persyaratan penyimpanan, penandaan, pemantauan masa kedaluwarsa, serta ketertelusuran produk. Hal ini penting untuk menjaga mutu dan keamanan Alokon selama proses penyimpanan maupun distribusi.

Sebagai tindak lanjut kegiatan, forum dilanjutkan dengan monitoring dan supervisi bersama ke Gudang Alokon Kabupaten Pulau Morotai untuk memastikan kelayakan sarana penyimpanan, penataan stok, serta sistem pencatatan dan pelaporan berjalan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Kemendukbangga/ BKKBN, BPOM, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola Alokon yang tertib, aman, dan akuntabel demi peningkatan kualitas pelayanan Keluarga Berencana di Maluku Utara.

Berita terkait

Operasi Patuh Salawaku Hari ke-9,  35 Pengendaara Diberikan Teguran Simpatik dan 5 Ditilang

Operasi Patuh Salawaku Hari ke-9, 35 Pengendaara Diberikan Teguran Simpatik dan 5 Ditilang

Ambon-Sektroom : Polda Maluku terus mengintensifkan upaya meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas melalui Operasi Patuh Salawaku 2026. Memasuki hari kesembilan pelaksanaan operasi, Selasa (3/11/2026), personel gabungan menegur secara lisan 35 pengendara dan memberikan tindakan berupa tilang kepada lima pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat

Eva Moenandar, Rafles
UIN Saizu Purwokerto Tembus QS World University Rankings Asia 2027, Perkuat Reputasi Internasional

UIN Saizu Purwokerto Tembus QS World University Rankings Asia 2027, Perkuat Reputasi Internasional

Purwokerto-Spektroom : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto untuk pertama kalinya masuk dalam daftar new entrant QS World University Rankings: Asia 2027. Capaian ini menjadi langkah awal bagi kampus tersebut untuk memperluas pengakuan internasional sekaligus meningkatkan daya saing di kawasan Asia. Pemeringkatan yang diumumkan lembaga

Bian Pamungkas
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena: PKK Tidak Boleh Hanya Bergerak Ketika Menghadapi Perlombaan

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena: PKK Tidak Boleh Hanya Bergerak Ketika Menghadapi Perlombaan

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menegaskan gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tidak boleh hanya bergerak ketika menghadapi perlombaan. Lebih dari itu, PKK harus menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat, mulai dari penyalahgunaan narkoba, HIV/AIDS hingga

Eva Moenandar, Rafles