Kiprah KDMP Syariah Bilelando Sebagai Simbol Harapan Baru Pembangunan Ekonomi Kerakyatan

Kiprah KDMP Syariah Bilelando Sebagai Simbol Harapan Baru Pembangunan Ekonomi Kerakyatan
Kopdes Merah Putih Syariah Bilelando harapan masyarakat desa ( humas kemenkop)

Spektroom - Di Bilelando koperasi bukan hanya tempat belanja atau transaksi. Ia telah menjadi simbol harapan baru, bahwa dengan kerja sama, transparansi, dan dukungan penuh dari pemerintah, pembangunan ekonomi kerakyatan bisa benar-benar diwujudkan.

Di Bilelando sebuah gerakan ekonomi masyarakat kini tumbuh nyata. Desa yang selama ini bertumpu pada pertanian dan nelayan itu melahirkan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Bilelando, Praya Timur, Lombok Tengah. Sebuah gerakan negara yang hadir untuk memperkuat ekonomi warga yang berpihak pada kebutuhan masyarakat desa.

“Awalnya, masyarakat terbebani dan menolak karena pengalaman BUMDes lama yang sempat tidak berjalan. Penolakan muncul karena sebagian warga mengira koperasi ini akan bernasib sama. Namun pemerintah desa tidak menyerah. Sosialisasi dilakukan terus-menerus, dari dusun ke dusun, melibatkan para kepala dusun dan perangkat desa untuk memastikan masyarakat benar-benar memahami tujuan program,” ucap Panjaitan.

Perlahan, kepercayaan warga tumbuh. Mereka melihat bahwa KDKMP bukan sekadar lembaga baru, tetapi wadah yang didesain dengan tata kelola yang lebih rapi dan dukungan penuh pemerintah pusat.

“Kami ingin koperasi ini menjadi penggerak ekonomi desa. Potensi kami banyak seperti dari pertanian, nelayan, sampai budidaya. Semua bisa hidup kalau ada lembaga yang dikelola dengan baik,” ucap Panjaitan.

Bilelando memang memiliki kekuatan ekonomi yang besar. Sekitar 65 persen warganya petani, sementara 35 persen lainnya nelayan dan pembudidaya. Keberadaan koperasi membuat potensi ini lebih terarah dan bisa memberikan manfaat yang lebih merata.

Di sisi lain, perjalanan KDMP juga dijalankan oleh orang-orang yang bekerja langsung di lapangan. Salah satunya adalah Ahmad Raeyomang, Ketua KDMP Syariah Bilelando.  Ia dipilih melalui musyawarah desa sebagai pemimpin koperasi. Sebagai petani, pengusaha tembakau, dan pembudidaya udang, Ahmad memahami betul kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia tidak ragu menjalankan amanah sebagai ketua.

Di bawah kepemimpinannya, koperasi mulai membuka beberapa unit usaha yang menyentuh kebutuhan dasar warga: gerai sembako, beras, minyak, gula, layanan BRILink, hingga distribusi LPG 3kg. Koperasi juga mulai bekerja sama dengan PI untuk pasokan LPG non-subsidi. Dampaknya langsung terasa. Sebelum koperasi ada, harga LPG bisa mencapai Rp25.000 per tabung.

“Sekarang, dengan pengelolaan koperasi, harga turun menjadi Rp18.000. Perubahan yang terlihat sederhana, namun sangat berarti bagi keluarga di desa. Saat ini, unit usaha koperasi telah mencatat omzet sekitar Rp7 juta per minggu, menjadi sinyal bahwa koperasi mulai mendapat kepercayaan dan dukungan nyata dari masyarakat,” kata Ahmad.

"Kami berharap ada dukungan dari BUMN seperti Bulog, Pertamina, ID Food, dan lembaga lainnya agar koperasi semakin kuat,” katanya.

Bilelando, koperasi bukan hanya tempat belanja atau transaksi. Ia telah menjadi simbol harapan baru, bahwa dengan kerja sama, transparansi, dan dukungan penuh dari pemerintah, pembangunan ekonomi kerakyatan bisa benar-benar diwujudkan.

Berita terkait

kegiatan Fun Run sejauh 6 kilometer dan Bakti Sosial  di Kota Ambon memperingati HUT TNI ke -81

kegiatan Fun Run sejauh 6 kilometer dan Bakti Sosial di Kota Ambon memperingati HUT TNI ke -81

Ambon-Spektroom : Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, jajaran TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat Kota Ambon menggelar kegiatan Fun Run sejauh 6 kilometer yang berlangsung penuh kebersamaan. Kurang lebih 1.500 peserta yang terdiri dari personel TNI tiga matra, Polri, pelajar, hingga masyarakat umum tampak antusias memadati

Eva Moenandar, Bian Pamungkas
Babinsa Kodim 1425/ Jeneponto Menyapa Petani Pantau Pertumbuhan Padi

Babinsa Kodim 1425/ Jeneponto Menyapa Petani Pantau Pertumbuhan Padi

Jeneponto -Spektroom Kepedulian terhadap kondisi pertanian terus diwujudkan Babinsa Koramil 01/Binamu Kodim 1425/Jeneponto Serda Agus Salim melalui komunikasi langsung dengan para petani di wilayah binaannya. Senin (21/9/2026). Babinsa menyambangi petani di area persawahan Lingkungan Bontosunggu Timur, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, sekaligus meninjau perkembangan tanaman

Yahya Patta, Bian Pamungkas
ссс