Trending

Kualitas Udara Berbahaya, Padang Perpanjang Belajar Daring

Kualitas Udara Berbahaya, Padang Perpanjang Belajar Daring
Tangkapan layar Hp saat siswa kelas 5B SDN 47 Korong Gadang melakukan PJJ melalui google meet. (Foto: Rio Agusman)

Padang-Spektroom : Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.

Nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) maksimal sempat menyentuh angka 324 dengan kategori Berbahaya berdasarkan pemantauan Dinas Lingkungan Hidup.

Disdik Padang kembali menginstruksikan PAUD, SD, dan SMP Negeri/Swasta melaksanakan PJJ mulai Senin 19 hingga Rabu 21 Oktober 2026. Perpanjangan dilakukan mengingat kondisi udara belum membaik.

Instruksi tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Yopi Krislova dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan murid dan warga satuan pendidikan.

Dalam edaran itu, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap masuk sekolah dan melaksanakan PJJ dari sekolah. Teknis pembelajaran, murid belajar dari rumah melalui platform digital yang disesuaikan sekolah.

Guru memastikan materi tersampaikan proporsional dan tidak memberatkan, keaktifan murid selama daring dihitung sebagai kehadiran.

Orang tua atau wali murid diimbau mengawasi anak mengikuti PJJ, tetap di dalam rumah selama jam pembelajaran, serta membatasi aktivitas luar ruangan. Jika terpaksa keluar rumah, wajib menggunakan masker medis atau pelindung pernapasan yang sesuai.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, guru SDN 47 Korong Gadang Kuranji, Rio Agusman, melaksanakan PJJ menggunakan Google Meet agar pembelajaran tetap tersampaikan dan kehadiran murid terpantau.

"Disamping ini mudah dan pembelajaran dapat tersampaikan kepada para murid, hal ini perdana dilakukan agar dapat memastikan anak-anak murid benar-benar mengikuti PJJ di rumah," kata Rio, Senin (19/10/2026).

Sebelumnya, Rio hanya memberikan materi dan tugas melalui grup WhatsApp kelas. Kini ia menggabungkan tatap muka virtual lewat Google Meet untuk penjelasan materi dan penugasan.

Langkah Disdik Padang ini diharapkan menekan risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap, terutama bagi anak-anak usia sekolah yang rentan terhadap infeksi saluran pernapasan.

Dengan ISPU di level Berbahaya, Disdik juga mengingatkan sekolah dan orang tua/walimurid untuk tidak memaksakan kegiatan di luar ruangan, serta segera membawa anaknya yang mengalami gangguan pernapasan ke fasilitas kesehatan.

Berita terkait

Wawako Jeffry Buka Dialog Kerukunan Umat Beragama, Tekankan Keharmonisan Sebagai Keistimewaan Sawahlunto

Wawako Jeffry Buka Dialog Kerukunan Umat Beragama, Tekankan Keharmonisan Sebagai Keistimewaan Sawahlunto

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah secara resmi membuka Dialog Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sawahlunto di Hotel Khas Ombilin, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, ini merupakan upaya memperkuat komunikasi lintas agama untuk menjaga

Riswan Idris, Rafles
Kanal Pinglu Berpotensi Perkuat Perdagangan Tiongkok–Indonesia

Kanal Pinglu Berpotensi Perkuat Perdagangan Tiongkok–Indonesia

Jakarta-Spektroom : Kanal Pinglu sepanjang 134,2 kilometer di Guangxi, Tiongkok, dinilai berpotensi memperkuat konektivitas perdagangan Tiongkok–Indonesia melalui efisiensi transportasi dan penurunan biaya logistik. Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, konektivitas laut yang efisien membuka peluang memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk nasional. Oleh Su Yaxuan, reporter Global

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Dari 11 Puskesmas hingga Bus Oksigen Keliling, Pemko Palangka Raya Dekatkan Layanan bagi Warga Terdampak Asap

Dari 11 Puskesmas hingga Bus Oksigen Keliling, Pemko Palangka Raya Dekatkan Layanan bagi Warga Terdampak Asap

Palangka Raya-Spektroom: Ketika kabut asap mengganggu pernapasan, warga tidak cukup hanya diimbau menjaga kesehatan. Mereka juga membutuhkan akses pertolongan yang mudah dijangkau. Untuk itu, Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat pelayanan kesehatan melalui kesiapan 11 puskesmas dan pengoperasian dua unit bus oksigen keliling bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan

Polin, Bian Pamungkas