Trending

Maluku Manggurebe 2026 Dibuka, UMKM Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Nasional

Maluku Manggurebe 2026 Dibuka, UMKM Didorong Naik Kelas dan Tembus Pasar Nasional
Maluku Manggurebe 2026 resmi dibuka di Pattimura Park dihadiri Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Wakil Ketua DPRD Maluku Aziz Sangkala, Ketua Maluku Manggurebe 2026 Pattimura Park,Kota Ambon,Jumat (9/10/2026)foto Eva.M

Ambon-Spektroom: Maluku Manggurebe 2026 resmi dibuka di Pattimura Park, Kota Ambon, Jumat (9/10/2026), dengan fokus memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kreativitas, inovasi, dan digitalisasi agar mampu meningkatkan nilai tambah produk serta memperluas jangkauan pasar.

Kegiatan yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) ini memasuki tahun keenam dan mengusung tema kreativitas serta inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pembukaan dihadiri Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Wakil Ketua DPRD Maluku Aziz Sangkala, Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, serta Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Maluku yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Pemerintah Provinsi Maluku mengapresiasi konsistensi Bank Indonesia dalam mendorong pengembangan UMKM melalui kegiatan tersebut.
Sadali menyebut, pertumbuhan ekonomi Maluku pada triwulan II 2026 mencapai 5,31 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 5,16 persen.

Menurutnya, capaian tersebut perlu diperkuat melalui pengembangan sektor produktif, termasuk UMKM yang berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan meningkatkan nilai tambah potensi lokal.

Maluku memiliki kekayaan perikanan, cengkeh, pala, kelapa, serta beragam produk olahan, wastra, dan kerajinan tradisional. Potensi tersebut, kata Sadali, perlu dikembangkan melalui inovasi agar memiliki daya saing dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas M. Djiwandono, melalui sambutan virtual, menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah, perbankan, dunia usaha, dan komunitas untuk memperkuat ekosistem UMKM.

Ia juga menyoroti manfaat digitalisasi dalam memperluas pemasaran dan mempermudah transaksi. BI mencatat volume transaksi QRIS di Maluku tumbuh 629,18 persen secara tahunan hingga Agustus 2026.

Rangkaian Maluku Manggurebe 2026 menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, perlombaan, lokakarya, promosi produk UMKM, serta edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan semakin adaptif terhadap teknologi, memperluas jejaring usaha, dan meningkatkan daya saing hingga tingkat nasional maupun global.

Pemerintah juga mengajak masyarakat mendukung produk lokal dengan membeli, menggunakan, dan memperkenalkan produk unggulan Maluku.(EM)

Berita terkait