Marc Marquez Berpeluang Mengunci Gelar Juara Dunia Motogp di Qatar, jika…
Jakarta-Spektroom : Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez, berpotensi mengunci gelar juara dunia motogp di sirkuit Lusail, Qatar, yang dijadwalkan berlangsung tanggal 6-8 November 2026. Jika dinyatakan juara dunia di Qatar, maka dua balapan tersisa di Algarve Portugal dan Valencia Spanyol tidak akan berarti bagi Marc Marquez.
Marc sempat tertinggal 102 point pada rentang waktu 161 hari yang lalu, akibat cedera dan hasil yang kurang bagus. Namun lambat laun Marc terus mengejar ketertinggalannya dari rival-rivalnya, terutama pembalap Aprilia Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Kini Marc Marquez mampu membalikkan keadaan, dan bahkan memimpin klasemen sementara hingga unggul 44 point dari pembalap dibawahnya, Jorge Martin.
Jika pembalap Spanyol itu sukses, ia akan mempertahankan gelarnya dan mencatatkan sejarah dengan meraih titel MotoGP untuk kedelapan kalinya. Jika hasil balapan Sprint berpihak padanya, sang juara dunia bertahan akan kembali mengamankan titel Kejuaraan Dunia.
Skenarionya cukup sederhana. Sepanjang akhir pekan ini, Marquez harus mengumpulkan 30 poin lebih banyak dari rival utamanya, Jorge Martin (Aprilia Racing), dan 8 poin lebih banyak dari Marco Bezzecchi. Tentu saja, hasil balapan harus mendukung Marquez. Jika ia setidaknya finis kelima atau dibawahnya saat Sprint, maka peluang untuk mengunci gelar pada balapan Grand Prix akan tertutup.
Mengingat partisipasi Martin masih bergantung pada pemeriksaan medis—setelah mundur dari GP Malaysia—bisa jadi justru Bezzecchi yang akan mencoba menunda pesta juara Marquez. Perlu dicatat, Marquez pernah dua kali menang di Lusail, yakni pada 2014 dan 2025. Selain itu, lima dari tujuh gelar juara yang pernah direngkuh sebelumnya berhasil dikunci pada peluang pertama yang memungkinkan.
Untuk menunda pesta Marc Marquez, Martin dan Bezzechi, harus tampil dalam performa terbaik untuk menghentikan Marquez. Selisih 30 poin mungkin terdengar cukup besar untuk dikejar, namun mengingat Martinator tengah berjuang melawan cedera—ditambah kebutuhan Bez untuk finis lima besar dalam Sprint demi menjaga peluangnya tetap hidup—ini menjadi tantangan yang sangat berat.
Mungkinkah rekan-rekan sesama pengguna motor Aprilia bisa ikut berperan? Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) tampil cepat dengan menempati posisi keempat setelah berduel sengit dengan Bezzecchi pada GP Malaysia, sementara Raul Fernandez harus menjalani pemeriksaan medis akibat cedera jari telunjuk kanan yang patah. (Sumber: motogp).