Trending

Meriah Pelaksanaan Festival Qasidah Rebana dan Bintang Vocalis di Sofifi

Meriah Pelaksanaan Festival Qasidah Rebana dan Bintang Vocalis di Sofifi
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (baju putih) bersama peserta lomba saat pembukaan Festival Qasidah Rebana dan Bintang Vocalis di Sofifi (Foto:Muslimat)

Spektroom - Festival Qasidah Rebana dan Bintang Vokalis III Tahun 2025 yang dilaksanakan Pengurus Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Maluku Utara, mulai di gelar, Kamis Sore (27/11/2025) selama tiga hari hingga tanggal 29 November 2025 di Alun - Alun Km 40 Sofifi.
Festival yang dibuka Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda diikuti 300 peserta dari 10 Kabupaten Kota di Maluku Utara, baik itu untuk lomba qasidah Rebana juga Bintang Vocalis.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat membuka festival menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah bekerja keras hingga terlaksana kegiatan ini, karena memiliki peran strategis dalam menggali potensi masyarakat, khususnya para muslimat NU.
"Saya memilih qasidah, karena senang melihat ibu-ibu semua mendapatkan panggung untuk mengekspresikan kemampuan diri," ujar Sherly.
Festival yang dilaksanakan ini kata Sherly, merupakan kerja sama Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Muslimat NU Maluku Utara, tidak hanya menjadi perayaan seni bernuansa religi, tetapi juga wadah besar pencarian talenta. Total hadiah yang diperebutkan tahun ini mencapai Rp 400 juta, menjadikannya salah satu event seni religi terbesar di kawasan tersebut.
Seni qasidah menurut Gubernur mengandung makna yang menenangkan, mengingatkan masyarakat tentang pentingnya adab, rasa syukur, serta kebaikan, karena pembangunan daerah tidak bisa hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas jiwa dan budaya masyarakat.
Gubernur Sherly meminta para juri nasional memberikan penilaian seobjektif mungkin, sesuai kualitas para peserta, bahkan menjanjikan peningkatan fasilitas pada penyelenggaraan tahun depan dan juga memastikan festival ini akan menjadi agenda tahunan.
Pemenang kategori qasidah klasik akan mewakili Maluku Utara di kompetisi tingkat nasional, dan seluruh biaya perjalanan ditanggung Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara.
Gubernur Sherly pada kesempatan itu juga memuji kontribusi Muslimat NU dalam menjaga ruang-ruang kebaikan, memberdayakan perempuan, serta membina akhlak keluarga. Ia berharap Muslimat NU bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Malut dapat mengikuti pelatihan menjadi paralegal dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pemahaman hukum dasar dan mediasi di tingkat desa dan kelurahan.
Ketua Wilayah Muslimat NU Maluku Utara Rosita Alting mengatakan, dalam Festival Qasidah ini juga dirangkaikan dengan beberapa kegiatan oleh Muslimat NU diantaranya pelaksanaan Istiqosah, juga Program Muslimat Cantik, Sehat, dan Bugar, dilakukan bersih lingkungan oleh seluruh peserta serta penandatanganan MoU dengan beberapa pihak, baik pemerintah maupun swasta.

Berita terkait

Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga diminta ikut mengawasi dan segera melaporkan bangunan yang diduga tidak memiliki izin atau berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan sekitar. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengawasan bangunan tidak bisa

Bian Pamungkas
Pemkot Surabaya Perluas Pemberdayaan Ekonomi Warga Prasejahtera, Sesuaikan Bantuan dengan Kebutuhan

Pemkot Surabaya Perluas Pemberdayaan Ekonomi Warga Prasejahtera, Sesuaikan Bantuan dengan Kebutuhan

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi yang disesuaikan dengan kondisi keluarga penerima manfaat. Intervensi tidak hanya diarahkan pada penempatan kerja formal, tetapi juga membuka peluang usaha mandiri bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk bekerja di

Bian Pamungkas
Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi Melalui ODA

Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi Melalui ODA

Jakarta – Spektroom :  Program Kemitraan antara Korea dengan Indonesia dalam proyek Official Development Assistance (ODA) Smart Factory resmi ditutup setelah berjalan selama tiga tahun sejak kick off dilakukan pada tahun 2023. Melalui program ini, pemerintah Indonesia, Asosiasi INNOBIZ (Korea Selatan) serta BINUS University bekerja sama untuk mengimplementasikan transformasi digital, penerapan kecerdasan

Nurana Diah Dhayanti