Para Calon Jemaah Haji Kendal 2027 Mulai Membuat Paspor Secara Kolektif
Kendal - Spektroom: Para calon jemaah haji Kabupaten Kendal tahun pemberangkatan 2027, saat ini sudah mulai dalam tahapan pembuatan paspor secara kolektif di Gedung Dakwah Muhammadiyah mulai Jumat hingga Senin, 5 Oktober 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kendal, Muhammad Zaini Kyai Demak mengatakan, estimasi calon jamaah haji asal Kabupaten Kendal sebanyak 1.453 orang.
Saat ini sudah mulai tahapan pembuatan paspor, yang dilakukan secara kolektif di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal, mulai Jumat sampai Senin 5 Oktober 2026.
"Teknisnya, pembuatan paspor secara kolektif di sini untuk memudahkan pelayanan calon jamaah haji, yang harus diutamakan," katanya.
Targetnya, untuk pembuatan paspor calon jemaah haji di Kendal tiap hari melayani 250 orang.
Namun demikian, ada yang harus ditunda, karena ada ketidaksamaan data nama di form pendaftaran dengan nama di KTP, sehingga harus disamakan melalui Kantor Dispendukcapil Kendal.
"Per hari ini yang berhasil sekitar 242 orang, karena ada yang datanya tidak sama, sehingga harus dibetulkan dulu melalui Dispendukcapil Kendal," jelas Zaini, Sabtu (3/10/2026)
Menurut dia, pembuatan paspor calon jamaah haji secara kolektif di Kendal, bertujuan untuk memudahkan calon jemaah haji dalam pembuatan paspor. Hal ini sebagai bentuk pelayanan calon jamaah haji yang memang harus diutamakan.
Zaini mengatakan, setelah pembuatan paspor, selanjutnya masing-masing calon jamaah haji menunggu hasil istitoah kesehatan, yang akan dikeluarkan pada pekan ini. Bagi calon jamaah haji yang lolos istitoah kesehatan, tetap harus menjaga kesehatan, karena masih ada tingkat akhir pemeriksaan kesehatan di embarkasi nanti.
"Tetap jaga kesehatan, atur pola makan, karena masih ada tahap akhir yaitu pemeriksaan kesehatan di Embarkasi nanti," imbaunya.
Suwaryo, calon jemaah haji dari Weleri mengatakan, pembuatan paspor secara kolektif yang dipusatkan di Kendalz sangat baik, karena memudahkan bagi calon jamaah haji dalam membuat paspor.
Harapannya, untuk tahun-tahun ke depan, ada peningkatan yang tidak baik lagi.
"Pelayanan seperti ini sangat bagus, karena memudahkan bagi calon jamaah haji yang akan membuat paspor," katanya. (FR)