Pawai Budaya Wariskan Nilai-Nilai Budaya Kepada Generasi Muda
Tanjungpinang -Spektrooo : Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Wali Kota bersama jajaran Forkopimda sambut peserta Pawai Budaya, di Kawasan Tugu Sirih, Tepi Laut sempena memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 Otonomi Kota Tanjungpinang.
Acara ini sempat mengalami perubahan jadwal dari rencana semula pada Sabtu (24/10/2026) akibat kondisi kualitas udara yang memburuk terdampak kabut asap di wilayah Kepulauan Riau khususnya di Tanjungpuinang.
Pawai Budaya Tahun 2026 berlangsung meriah diikuti ribuan peserta yang terbagi dalam empat kelompok barisan, yakni barisan Perangkat Daerah, barisan sekolah, barisan sanggar seni dan paguyuban, serta barisan kecamatan.
Keikutsertaan berbagai unsur masyarakat tersebut menghadirkan beragam atraksi, busana adat, dan ekspresi budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi serta keberagaman masyarakat Kota Tanjungpinang.
Pada kesempatan itu, Wako Lis mengapresiasi atas antusiasme seluruh peserta dan masyarakat yang turut memeriahkan Pawai Budaya. Menurutnya, partisipasi berbagai elemen masyarakat mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus kecintaan terhadap keberagaman budaya dan tradisi yang menjadi kekayaan Kota Tanjungpinang.
“Terima kasih dukungan seluruh peserta dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam Pawai Budaya ini. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Tanjungpinang memiliki semangat kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan yang tinggi terhadap budaya serta tradisi daerah. Inilah yang harus terus kita jaga dan perkuat, agar kekayaan budaya yang menjadi identitas Tanjungpinang tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ucapnya, Sabtu (7/11/2026).
Dikatakannya Pawai Budaya bukan sekadar menjadi tontonan yang menampilkan ragam busana dan tradisi, tetapi juga mengandung tuntunan serta nilai edukasi tentang pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman dan melestarikan warisan budaya daerah.
“Pawai Budaya bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan. Di dalamnya terkandung pesan tentang persatuan, kebersamaan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Kita ingin generasi muda tidak hanya mengenal budaya yang diwariskan leluhur, tetapi juga tumbuh rasa cinta dan bangga serta memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikannya,” ungkapnya.

Lis berharap, kegiatan pawai budaya menjadi sarana memperkuat identitas budaya daerah, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur, serta mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
“Semoga melalui Pawai Budaya ini, kecintaan masyarakat terhadap budaya dan tradisi daerah semakin tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda. Mari kita bersama-sama menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur agar tidak hilang ditelan zaman. Jadikan budaya sebagai bagian dari jati diri dan kebanggaan kita bersama, sehingga nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu dapat terus hidup dan diteruskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.
Barisan Pawai budaya ditutup dengan kendaraan mobil hias yang diikuti Perangkat Daerah, Forkopimda juga perbankan.