Trending

Pemkab Jember Terima Penghargaan Inotek Award Dan Anugerah Cita Negeri 2025

Pemkab Jember Terima Penghargaan Inotek Award Dan Anugerah Cita Negeri 2025
Kepala Bappeda Kabupaten Jember, Arief Tyahyono. saat menerima penghargaan (Foto Diskominfo Jember)

Spektroom - Kolaborasi Sumberdaya Manusia yang diiringi penggunaan teknologi informasi tepat guna, yakni mendekatkan layanan kepada masyarakat, mengantarkan Kabupaten Jember, menjadi Jawara di tingkat provinsi dan Nasional.

Dua Jenis penghargaan bergengsi, yakni Anugrah Inotek award (Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi) Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 dan Anugerah Cita Negeri 2025.

"Penghargaan Inotek Award 2025 diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur di Mercure Surabaya Grand Mirama, Kota Surabaya," ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Jember, Arief Tyahyono. Sabtu (15/11/2025).

Penghargaan Inotek diserahkan langsung oleh Plt. Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., kepada sejumlah kepala OPD Pemkab Jember, diantaranya kepala Bappeda Kabupaten Jember, Arief Tyahyono, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane, mewakili Pemerintah Kabupaten Jember.

Penghargaan inovatif yang diborong Kabupaten Jember, Inotek Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 ada 4 kategori. yaitu :

1. Terinovatif V Kategori Inovasi Daerah OKKE MASE (One Kolam One Keluarga Masyarakat Sejahtera ) milik Dinas Perikanan Kab. Jember, menerima Piala dan Piagam Penghargaan.

2. Terinovatif III Kategori Inovasi Teknologi Berbasis Website/Mobile Apps - Mall Desa milik Desa Sidomulyo Kec. Silo, menerima Piala, Piagam, Penghargaan, dan Uang Pembinaan.

3. Top 15 Kategori Inovasi Agribis dan Energi Baru Terbarukan - Bricket Limbah Kopi milik SDN Gelang 07 Kec. Sumberbaru, menerima Piagam Penghargaan.

4. Terinovatif IV Kategori Inovasi Sosial Budaya dan Kependudukan - Festival Kaki Gunung Watu Pecah milik Sanggar Seni Kartika Budaya Kec.Ambulu, menerima Piala dan Piagam Penghargaan.

Sebelumnya, Kabupaten Jember juga meraih Anugerah Cita Negeri 2025 yang digelar Kompas TV di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, dan diterima oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane, mewakili Pemerintah Kabupaten Jember.

Regar menyampaikan rasa syukurnya karena penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen di bawah kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait.

"Ini bukan tujuan akhir, tetapi pemacu semangat untuk terus meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat," tegasnya.

"Penghargaan ini milik kita bersama. Pemerintah daerah akan terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Jember," pungkasnya. (Budi S)

Berita terkait

Satresnarkoba Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Produksi Miras Ilegal di Ajibarang, 1.138,8 Liter Diamankan

Satresnarkoba Polresta Banyumas Ungkap Dugaan Produksi Miras Ilegal di Ajibarang, 1.138,8 Liter Diamankan

Banyumas-Spektroom : Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banyumas mengungkap dugaan aktivitas produksi dan penjualan minuman keras (miras) ilegal di Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Dari penggeledahan sebuah rumah milik SB (34), polisi mengamankan sebanyak 1.138,8 liter miras berbagai jenis. Pengungkapan tersebut dilakukan dalam kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)

Bian Pamungkas
Tujuh UPT BPOM Regional Manado Satukan Langkah Perkuat Pengujian Obat dan Makanan

Tujuh UPT BPOM Regional Manado Satukan Langkah Perkuat Pengujian Obat dan Makanan

Sofifi-Spektroom : Jarak geografis boleh memisahkan, tetapi komitmen menjaga keselamatan masyarakat menyatukan. Semangat inilah yang mengemuka dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Regionalisasi Laboratorium Regional Manado yang berlangsung selama dua hari di Aula Kie Raha, Balai POM Maluku Utara di Sofifi. Kegiatan ini mempertemukan tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru