Trending

Pemprov DKI Perkuat Komitmen Wujudkan Jakarta Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Pemprov DKI Perkuat Komitmen Wujudkan Jakarta Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, saat menghadiri bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 KORPRI Tahun 2026 di Pesantren Tahfidz Difabel K.H. Ahmad Luthfi Fathullah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026). (Foto: IIS/Spektroom).

Jakarta-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat komitmen mewujudkan Jakarta sebagai kota inklusif yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui perluasan akses pendidikan, pekerjaan, transportasi, seni, hingga layanan publik agar setiap warga dapat berpartisipasi dan mengembangkan potensinya tanpa diskriminasi.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, saat menghadiri bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2026 di Pesantren Tahfidz Difabel K.H. Ahmad Luthfi Fathullah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).

Menurut Rano, kegiatan tersebut bukan sekadar momentum berbagi bantuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap warga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, serta meraih masa depan yang lebih baik.

“Saya bahagia dapat hadir dan berbagi kebahagiaan bersama para santri dan siswa dari Pesantren Tahfidz Difabel K.H. Ahmad Luthfi Fathullah dan SLB Ulaka Penca. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan solidaritas sosial dalam kehidupan masyarakat Jakarta,” tuturnya.

Rano menjelaskan, menjelang usia 500 tahun pada 2027, Jakarta terus bertransformasi menjadi kota global yang inklusif dan berkelanjutan. Karena itu, pembangunan harus memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Jakarta harus menjadi kota yang memberikan ruang bagi semua orang. Tidak boleh ada warga yang tertinggal hanya karena memiliki keterbatasan fisik. Setiap orang berhak berpartisipasi, dihargai, dan mendapatkan dukungan untuk mengembangkan potensinya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran Pesantren Tahfidz Difabel K.H. Ahmad Luthfi Fathullah dan SLB Ulaka Penca dalam membuka akses pendidikan. Keberadaan pesantren tersebut membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk mempelajari dan menghafal Al-Qur'an.

Sementara itu, SLB Ulaka Penca membantu anak-anak mengembangkan kepercayaan diri, kemandirian, dan potensi mereka.

Dalam kesempatan tersebut, disalurkan sejumlah bantuan berupa kursi roda, fasilitas penunjang pendidikan, Al-Qur'an isyarat, santunan pendidikan, serta bantuan untuk Masjid Jami’atul Qirom di Lebak Bulus.

Rano turut mengingatkan pentingnya dukungan orang tua, guru, dan lingkungan dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Pemprov DKI juga menyediakan program bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

“Insyaallah tahun depan kita akan melahirkan LPDP Jakarta yang saat ini sedang kami persiapkan. Teruslah mengembangkan potensi diri dan percaya bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” terangnya.

Menutup sambutannya, Rano mengapresiasi KORPRI dan seluruh kementerian serta lembaga yang terlibat. Ia berharap bakti sosial ini memperkuat semangat pengabdian ASN agar profesionalisme berjalan seiring dengan kepedulian sosial.

Berita terkait

Peta Cinta Goes to RT/RW Sambangi Nenek Amrati, 
Lansia 86 Tahun Terima Layanan Perekaman KTP Gratis

Peta Cinta Goes to RT/RW Sambangi Nenek Amrati, Lansia 86 Tahun Terima Layanan Perekaman KTP Gratis

Jember - Spektroom: Program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) adalah inovasi dari Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait untuk mendekatkan dan mempercepat layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat. Melalui program Peta Cinta Goes to RT/RW kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke rumah

Budi Sucahyono, Julianto