Trending

Peta Cinta Goes to RT/RW Sambangi Nenek Amrati, Lansia 86 Tahun Terima Layanan Perekaman KTP Gratis

Peta Cinta Goes to RT/RW Sambangi Nenek Amrati, 
Lansia 86 Tahun Terima Layanan Perekaman KTP Gratis
Nenek Amrati (86), warga Dusun Krajan RT 005 RW 002, Desa Karangpring, kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur, saat melakukan perekaman KTP, pada Jumat (06/11/2026). (Foto Diskominfo Jember)

Jember - Spektroom: Program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) adalah inovasi dari Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait untuk mendekatkan dan mempercepat layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat.

Melalui program Peta Cinta Goes to RT/RW kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke rumah warga. Kali ini, tim mendatangi Nenek Amrati (86), warga Dusun Krajan RT 005 RW 002, Desa Karangpring, kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur, untuk melakukan perekaman KTP, pada Jumat (06/11/2026).

Pelayanan ini diberikan guna memudahkan warga lanjut usia yang mengalami kendala untuk datang ke Kantor Kecamatan Sukorambi, kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekcam Sukorambi Josias Anto Budi Nugroho, S.E., bersama tim Peta Cinta Kecamatan Sukorambi, unsur pemerintah desa, serta perangkat lingkungan setempat. Perekaman dilakukan secara langsung di kediaman Nenek Amrati sebagai bentuk kemudahan akses layanan administrasi kependudukan bagi kelompok rentan.

Sekcam Sukorambi Josias Anto Budi Nugroho, S.E., mengatakan bahwa pelayanan publik harus mampu menjangkau warga dalam berbagai kondisi, termasuk mereka yang tidak lagi leluasa bepergian. Karena itu, pemerintah kecamatan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan perangkat lingkungan untuk memastikan kebutuhan warga dapat ditangani secara langsung.

"Menindaklanjuti arahan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., kami berupaya menghadirkan pelayanan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Warga lanjut usia dan mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas harus tetap mendapatkan kemudahan dalam mengurus dokumen kependudukan. Melalui Peta Cinta, pelayanan tersebut kami hadirkan langsung ke rumah warga tanpa dipungut biaya," jelasnya.

Nenek Amrati mengungkapkan rasa haru dan terima kasih kepada Bupati Jember serta tim Peta Cinta yang telah memberikan pelayanan langsung di rumahnya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Jember atas layanan yang baik seperti ini. Petugas datang langsung ke rumah dan pelayanannya gratis. Saya merasa terbantu karena di usia 86 tahun sulit jika harus pergi ke kantor kecamatan. Semoga program ini terus berjalan," tuturnya.

Melalui Peta Cinta Goes to RT/RW, Kecamatan Sukorambi terus memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif dan gratis bagi masyarakat. Program yang dicetuskan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., ini menjadi upaya mendekatkan pelayanan pemerintah hingga ke rumah warga yang membutuhkan.

“Program Peta Cinta lahir dari komitmen kami mendekatkan pelayanan ke tengah masyarakat,” terang Bambang Saputro, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember.

“Kami ingin memastikan seluruh dokumen kependudukan dapat diurus dengan mudah, cepat, gratis, dan tanpa perantara,” pungkasnya. (budi)

Berita terkait

Arena Tinju dan Posko Jaga Jakarta, Upaya Mengubah Tawuran Menjadi Prestasi

Arena Tinju dan Posko Jaga Jakarta, Upaya Mengubah Tawuran Menjadi Prestasi

Jakarta-Spektroom: Kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kini memiliki wajah baru. Kawasan yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai tempat penampungan sementara (TPS) sampah itu mulai ditata menjadi ruang kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Di lokasi tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan arena tinju dan

Irvan Idris Saleh, Julianto
Pemkab Manokwari Dorong Pelaku UMKM Berinovasi Dalam Olahan Hasil Pertanian & Perikanan

Pemkab Manokwari Dorong Pelaku UMKM Berinovasi Dalam Olahan Hasil Pertanian & Perikanan

Manokwari-Spektroom : Kekayaan bahan pangan lokal di Manokwari dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Manokwari mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus berinovasi dalam mengolah hasil pertanian maupun perikanan agar memiliki daya tarik dan pasar yang lebih

Anthonius Teniwut, Julianto