Trending

PPRT Batang Menjadi Percontohan Daerah Lain di Jateng

PPRT Batang Menjadi Percontohan Daerah Lain di Jateng
Gubernur Ahmad Luthfi saat menghadiri acara Ziarah Kebangsaan di Kompleks Makam Sunan Kajoran, Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026). (Foto: Humas/Sigit)

Semarang-Soektroom: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong agar Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga (PPRT) Kabupaten Batang menjadi percontohan daerah lain di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri acara Ziarah Kebangsaan PPRT Kabupaten Batang dalam rangka memperingati HUT ke-60 Kabupaten Batang, di Kompleks Makam Sunan Kajoran, Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026).

“Saya akan coba Kabupaten Batang ini menjadi percontohan atau role model PPRT di seluruh kabupaten/ kota di Jawa Tengah, ” kata Luthfi.

Dia menjelaskan, ketua RT memiliki tugas dan peran yang sangat penting, terutama dalam penyampaian informasi dan pembangunan.

Di Jawa Tengah, RT akan menjadi peran sentral dan ujung tombak untuk pembangunan. Seorang RT harus hafal dan tahu perihal seluk-beluk warganya.

“Pembangunan kita berangkat dari RT. Di Jawa Tengah itu ada sekitar 204 ribu RT. Nah, salah satu syarat pembangunan adalah jaminan keamanan dan ketertiban. Soliditas tingkat RT ini akan menjamin kepastian ketentraman warga,” ujarnya.

PPRT Kabupaten Batang merupakan satu-satunya perkumpulan RT yang ada di Jawa Tengah dan nasional terus bertahan dan berkembang, sehingga memiliki anggota ribuan, hampir seluruh RT di masing-masing desa di Kabupaten Batang bergabung di dalamnya.

Dewan Pendiri PPRT Kabupaten Batang, Zainal Muttaqin menjelaskan, organisasinya berdiri pada 7 Juli 2017.

Sejak tahun itu, setiap tahun digelar ziarah kebangsaan, sebagai rasa syukur dan penghormatan kepada jasa para pahlawan. Juga menghayati perjuangan para leluhur.

“Kepada gubernur dan bupati, kami berharap para  RT ini  mendapatkan bimbingan pelatihan, sehingga tahu apa yang jadi tugas pokoknya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Batang M Faiz Kurniawan, akan berupaya meningkatkan kesejahteraan para pengurus RT, bilamana pemerintah daerah bisa mandiri secara fiskal lebih dulu.

Lebih lanjut Ia mengatakan salah satu caranya adalah meningkatkan kepercayaan agar investasi ramai masuk ke Batang, juga pada sektor perhotelan, pariwisata, dan lainnya.

“Kita jaga keguyuban agar Batang tambah ramai, sehingga PAD bisa ditingkatkan dan mandiri secara fiskal,” katanya.

Menurut dia, peran RT sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial, serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing.

“Kegiatan ini diharapkan, dapat memperkuat peran RT sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Batang maupun Jawa Tengah,” ujarnya.

Berita terkait

Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga diminta ikut mengawasi dan segera melaporkan bangunan yang diduga tidak memiliki izin atau berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan sekitar. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengawasan bangunan tidak bisa

Bian Pamungkas
Pemkot Surabaya Perluas Pemberdayaan Ekonomi Warga Prasejahtera, Sesuaikan Bantuan dengan Kebutuhan

Pemkot Surabaya Perluas Pemberdayaan Ekonomi Warga Prasejahtera, Sesuaikan Bantuan dengan Kebutuhan

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi yang disesuaikan dengan kondisi keluarga penerima manfaat. Intervensi tidak hanya diarahkan pada penempatan kerja formal, tetapi juga membuka peluang usaha mandiri bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk bekerja di

Bian Pamungkas
Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi Melalui ODA

Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi Melalui ODA

Jakarta – Spektroom :  Program Kemitraan antara Korea dengan Indonesia dalam proyek Official Development Assistance (ODA) Smart Factory resmi ditutup setelah berjalan selama tiga tahun sejak kick off dilakukan pada tahun 2023. Melalui program ini, pemerintah Indonesia, Asosiasi INNOBIZ (Korea Selatan) serta BINUS University bekerja sama untuk mengimplementasikan transformasi digital, penerapan kecerdasan

Nurana Diah Dhayanti