Trending

Salah Seorang Legenda Sepakbola Indonesia asal PSP Padang, H. Oyong Liza Meninggal Dunia

Salah Seorang Legenda Sepakbola Indonesia asal PSP Padang, H. Oyong Liza Meninggal Dunia
Almarhum H. Oyong Liza. (Foto: Dok Keluarga)

Spektroom - Kabar duka bagi pecinta sepakbola Indonesia, khususnya Kota Padang. Salah seorang putra terbaik di sepakbola, H. Oyong Liza, menghembus nafas terakhir di RS Columbia, Jakarta, Senin (8/9/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kabar duka disampaikan Andrik, salah seorang keponakan almarhum kepada wartawan senior di Padang, Firdaus Abie, Senin malam.

H. Oyong Liza meninggal dunia karena komplikasi penyakit yang dialaminya. Beliau meninggalkan tiga orang anak dan empat orang cucu.

Menurut Andrik, almarhum disemayamkan di rumah duka, jalan Almadaniah 1 nomor 79 RT 008/002, Kelurahan Jaticempaka, Pondok Gede, Bekasi. Dijadwalkan dimakamkan di TPU Jeruk Purut jalan Madrasah nomor 31 Cilandak, Selasa pagi (9/9/2025)

H. Oyong Liza Lahir di Padang, 10 November 1946. Dimasa mudanya, beliau bermain dan membela PSP Padang, kemudian berkarya lama di bawah panji-panji Persija, Jakarta.

Kemampuannya sebagai pemain belakang yang terus berkembang, membuatnya dipercaya memperkuat skuad Timnas Indonesia, ditahun 1970-an.

Oyong Liza juga pernah dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia saat bermain bersama Anjas Asmara, Ronny Pasla, Sutan Harhara, Suaib Rizal, Nobon Kayamudin, Junaedi Abdillah, Waskito, Iswadi Idris, Andi Lala dan kawan-kawan.

Setelah gantung sepatu sebagai pemain, Oyong Liza pernah dipercaya sebagai pelatih PS Semen Padang.

Diantara catatan penting pencapaiannya sebagai pemain, khususnya saat membela Timnas Indonesia, pernah hampir membawa Indonesia lolos ke Olimpiade, setelah kalah adu penalti dari Korea Utara.

Saat Indonesia Selection menahan imbang Manchester United (MU), tahun 1975, salah satu libero terbaik Indonesia ini ikut bermain. (RRE/jiga)

Berita terkait

Kodam XII/Tpr Bongkar 12 Kasus Narkoba di Perbatasan, Sita 128 Kg Sabu Sepanjang 2026

Kodam XII/Tpr Bongkar 12 Kasus Narkoba di Perbatasan, Sita 128 Kg Sabu Sepanjang 2026

Kubu Raya – Spektroom : Kodam XII/Tanjungpura memperkuat pemberantasan narkotika dengan meningkatkan pengawasan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia serta membangun kesadaran prajurit agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Sepanjang 2026, Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia berhasil mengungkap 12 kasus narkoba dengan barang bukti lebih dari 128 kilogram sabu. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan

Apolonius Welly, Buang Supeno
Kapolda Kalbar Tekankan Kecepatan Ungkap Kejahatan, Kinerja Reserse Jadi Sorotan

Kapolda Kalbar Tekankan Kecepatan Ungkap Kejahatan, Kinerja Reserse Jadi Sorotan

Pontianak - Spektroom : Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar menekankan profesionalisme, disiplin, dan kecepatan pengungkapan tindak pidana sebagai kunci menjaga keamanan masyarakat. Ia meminta jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) meningkatkan kinerja agar setiap kasus kejahatan dapat ditangani secara responsif dan memberikan kepastian hukum. Penegasan tersebut disampaikan Kapolda

Apolonius Welly, Buang Supeno
67 Mahasiswa Polije Diterjunkan ke Lima Desa, Perkuat Edukasi dan Intervensi Gizi di Jember

67 Mahasiswa Polije Diterjunkan ke Lima Desa, Perkuat Edukasi dan Intervensi Gizi di Jember

Jember - Spektroom: Sebanyak 67 mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) diterjunkan ke lima desa di Kecamatan Sukorambi selama 35 hari untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Manajemen Intervensi Gizi. Kegiatan ini diharapkan memperkuat edukasi gizi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi kesehatan keluarga. Serah terima peserta PKL berlangsung

Budi Sucahyono, Buang Supeno
Cegah Korupsi dan Kebocoran Anggaran, Pemkot Ambon Luncurkan SI-BAILEO

Cegah Korupsi dan Kebocoran Anggaran, Pemkot Ambon Luncurkan SI-BAILEO

Ambon - Spektroom : Pemerintah Kota Ambon memperkuat pencegahan korupsi dan penyimpangan anggaran melalui peluncuran SI-BAILEO (Sinergitas Informasi Balai Audit, Monitoring, dan Evaluasi Online). Sistem pengawasan digital ini memungkinkan potensi penyimpangan terdeteksi lebih dini, mempercepat evaluasi program organisasi perangkat daerah (OPD), serta menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kepala Inspektorat

Eva Moenandar, Buang Supeno