Trending

Satlantas Polres Sumenep Raih Penghargaan Terbaik I Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Triwulan III Tahun 2025

Satlantas Polres Sumenep Raih Penghargaan Terbaik I Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Triwulan III Tahun 2025
Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E. mewakili Kapolres Sumenep menerima penghargaan dari Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur.

Spektroom – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Polda Jawa Timur. Dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Data Pelanggaran Lalu Lintas (Dakgar Lantas) Semester II Tahun 2025 yang dilaksanakan di Polda Jawa Timur, Selasa (16/12/2025), Satlantas Polres Sumenep berhasil meraih Penghargaan Prestasi Kinerja Terbaik I Polres Tipe B dalam Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Triwulan III Tahun 2025.

Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E. menunjukkan piagam penghargaan yang diterima dari Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur sebagai bentuk apresiasi atas kinerja optimal Satlantas Polres Sumenep dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui langkah-langkah strategis, berbasis data, analisa, dan evaluasi yang terukur serta berkelanjutan.

Capaian ini mencerminkan komitmen Satlantas Polres Sumenep dalam mengimplementasikan program Kamseltibcarlantas secara konsisten, baik melalui kegiatan preemtif, preventif, maupun penegakan hukum lalu lintas yang humanis dan profesional di wilayah Kabupaten Sumenep.

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dewiyani, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. “Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh personel Satlantas Polres Sumenep yang terus berupaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Penurunan angka kecelakaan menjadi prioritas utama kami, dengan mengedepankan pendekatan edukatif, preventif, serta penegakan hukum yang profesional dan humanis,” ungkap AKP Ninit. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polres Sumenep. “Ke depan, kami akan terus memperkuat analisa dan evaluasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan guna mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (LTF).

Berita terkait

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengungkap Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian kini telah mencapai sekitar 80 persen. Hal itu disampaikan Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dalam acara Penandatanganan perjanjian kerja sama antara kemenkop dengan BSK Hukum Kementerian Hukum dan Dialog Kebijakan ‘Interoperabilitas Sistem Kebijakan di Bidang Koperasi Melalui Forum Komunikasi

Nurana Diah Dhayanti
Audensi dengan Wamenkes Gubernur Maluku: Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

Audensi dengan Wamenkes Gubernur Maluku: Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

Jakarta-Spektroom: Pemerintah Provinsi Maluku terus memperjuangkan pemerataan akses dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat melakukan audiensi resmi dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) II Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga diminta ikut mengawasi dan segera melaporkan bangunan yang diduga tidak memiliki izin atau berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan sekitar. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengawasan bangunan tidak bisa

Bian Pamungkas