Sekolah Kembali Tatap Muka, Polda Kalbar Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Tengah Meningkatnya Aktivitas Warga
Pontianak – Spektroom: Meredanya gangguan kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan Barat mulai membawa perubahan pada aktivitas masyarakat.
Sekolah-sekolah kembali menggelar pembelajaran tatap muka, sementara kepadatan lalu lintas mulai terasa seiring meningkatnya mobilitas warga pada pagi hari.
Di tengah aktivitas yang kembali menggeliat, kehadiran personel kepolisian di jalan raya menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.
Polda Kalimantan Barat secara rutin menerjunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, Senin (12/10/2026).
Pengamanan dilakukan sejak pagi, siang, hingga malam hari, menyesuaikan dengan aktivitas masyarakat.
Suasana lalulintas . Video: Bid Humas Polda Kalbar.
Arus kendaraan yang meningkat, terutama pada jam berangkat sekolah dan bekerja, membutuhkan perhatian bersama.
Anak-anak yang kembali berangkat ke sekolah, orang tua yang mengantar putra-putrinya, serta masyarakat yang memulai aktivitas ekonomi turut menambah pergerakan kendaraan di jalan raya.
Dalam situasi tersebut, personel kepolisian tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga membantu masyarakat menyeberang dan mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati.

Kehadiran polisi di persimpangan, ruas jalan padat, serta kawasan aktivitas masyarakat menjadi gambaran pelayanan langsung kepada warga.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya pencegahan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan mengurai potensi kemacetan.
Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Polisi akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Kegiatan pengaturan lalu lintas ini merupakan upaya preventif kami untuk memastikan Kamseltibcar Lantas dapat terwujud secara optimal, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Bambang.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas bukan semata-mata menjaga kendaraan tetap bergerak, melainkan juga memastikan setiap pengguna jalan dapat menjalankan aktivitas dengan aman.
Seiring kembali berlangsungnya pembelajaran tatap muka, kewaspadaan di sekitar lingkungan sekolah perlu ditingkatkan.
Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan pendidikan, terutama saat jam kedatangan dan kepulangan siswa. Polda Kalbar mengimbau masyarakat mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta saling menghargai sesama pengguna jalan.
Meredanya kabut asap menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali menjalankan rutinitas dengan lebih leluasa. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas. Sebab, perjalanan yang aman bukan hanya tanggung jawab petugas di jalan, melainkan juga kesadaran setiap orang yang menggunakannya.