Trending

Udara Belum Sehat, Ditbinmas Polda Kalbar Terus Bagikan Masker dan Vitamin

Udara Belum Sehat, Ditbinmas Polda Kalbar Terus Bagikan Masker dan Vitamin
Personil Ditbinmas Polda sedang membagikan masker kepada ABK motor air di Pangkalan water fron city Kapuas indah Pontianak. Foto : Dit Binmas Polda Kalbar

Pontianak – Spektroom: Kabut asap yang mulai menipis di Kota Pontianak belum menjadi alasan untuk mengabaikan kesehatan.

Di tengah aktivitas masyarakat di Pelabuhan Sungai Kapuas Indah, Kecamatan Pontianak Kota, Senin (12/10/2026), personel Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Barat tetap membagikan masker dan vitamin kepada warga.

Langkah sederhana ini menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari dampak pencemaran udara yang masih mengancam kesehatan.

Meski jarak pandang mulai membaik dan kabut asap tidak lagi setebal sebelumnya, kondisi udara yang belum sepenuhnya aman membuat kewaspadaan tetap diperlukan.

Masyarakat yg ada di water front city Pontianak. Foto : Dit Binmas Polda Kalbar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan kondisi kualitas udara masih tidak sehat dan berpotensi membahayakan kesehatan.

Karena itu, penggunaan masker tetap menjadi salah satu langkah perlindungan yang perlu diperhatikan masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan.

Di kawasan pelabuhan, aktivitas warga terus berjalan. Masyarakat yang datang dan pergi menjalankan rutinitasnya, sementara personel kepolisian menyampaikan imbauan agar warga tidak hanya memperhatikan keamanan lingkungan, tetapi juga menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Foto: AQ Air BMKB. Konsentrasi PM2.5 saat ini 34.8 kali nilai panduan PM2.5 tahunan WHO.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Kalbar, Kompol Anne Tria Sefyna, S.H., S.I.K., bersama personel Subdit Bintibsos.

Selain membagikan masker dan vitamin, petugas melaksanakan penerangan keliling (penling) serta memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dirbinmas Polda Kalbar, Kombes Pol Juda Trisno Tampubolon, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan itu merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat melalui edukasi keamanan sekaligus perhatian terhadap kesehatan warga.

“Melalui penerangan keliling ini, kami mengajak masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami juga berharap pembagian masker dan vitamin dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.

Di tengah kondisi udara yang masih perlu diwaspadai, pembagian masker menjadi pengingat bahwa menipisnya kabut asap tidak selalu berarti kualitas udara telah kembali sehat.

Masyarakat diimbau tetap memperhatikan informasi resmi mengenai kualitas udara, menggunakan masker yang sesuai saat beraktivitas di luar ruangan, serta membatasi kegiatan berat di luar jika kondisi udara memburuk.

Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar berharap kesadaran menjaga kamtibmas dan kesehatan terus tumbuh, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Berita terkait

Pemkab Sleman Tetapkan Batas 17 Kalurahan untuk Perkuat Tertib Administrasi

Pemkab Sleman Tetapkan Batas 17 Kalurahan untuk Perkuat Tertib Administrasi

Sleman-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Batas Kalurahan kepada 17 kalurahan sebagai upaya memperkuat tertib administrasi pemerintahan dan memberikan kepastian hukum atas wilayah masing-masing. Penyerahan peraturan tersebut dilakukan di Ruang Rapat Sembada, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Senin (12/10/2026). Kegiatan dihadiri Bupati Sleman

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Afifuddin Soroti Lemahnya Pengawasan Pemilu Pascaputusan MK soal Gibran

Afifuddin Soroti Lemahnya Pengawasan Pemilu Pascaputusan MK soal Gibran

Banjarmasin-Spektroom: Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait keabsahan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden, penguatan pengawasan dan independensi penyelenggara pemilu dinilai menjadi pekerjaan penting untuk menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Advokat Afifuddin, S.H., dalam pernyataannya, Senin (12/10/2026), menyoroti sejumlah dugaan persoalan dalam proses pencalonan tersebut,

Junaidi, Bian Pamungkas