Sekolah Rakyat di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan Mulai Dibangun

Sekolah Rakyat di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan Mulai Dibangun
Penandatangan Pembangunan Sekolah Rakyat 3 Propinsi disaksikan Menteri PU, Wamen PU,Sekjen PU ( birkom pu)

Spektroom  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat di tiga provinsi yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan yang ditandai dengan penandatanganan kontrak (17/11), disaksikan secara langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan Visi dan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Sekolah Rakyat merupakan inisiatif strategis Presiden Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dengan membuka akses belajar bagi masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah (Desil 1 dan 2) tanpa memandang latar belakang.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya keberlanjutan dan kualitas dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat demi mendukung pemenuhan akses pendidikan yang layak dan merata di seluruh Indonesia.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini bukan hanya sekedar pembangunan fisik, tetapi juga sebagai upaya pemerintah untuk memastikan bahwa setiap anak di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” kata Menteri Dody dalam siaran pers diJakarta,Selasa (18/11/2025).

Terdapat empat kontrak paket pembangunan Sekolah Rakyat yang ditandatangani pada acara ini. Paket pertama yaitu pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Tengah yang meliputi empat lokasi di Kabupaten Katingan, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kota Palangka Raya dengan nilai kontrak mencapai Rp985,9 miliar.

Menteri PU saat bersalaman dengan Perwakilan Daerah 3 Propinsi ( birkom pu)

Paket kedua adalah pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan yang mencakup tiga lokasi di Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kota Banjarbaru. Nilai kontraknya sebesar Rp700 miliar.

Sedangkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Sulawesi Selatan terbagi menjadi dua paket, dimana pertama mencakup lima lokasi di Kabupaten Sidrap, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Tanah Toraja dengan nilai kontrak Rp1,23 triliun.

Sementara paket pembangunan di Sulawesi Selatan yang kedua mencakup empat lokasi di Kabupaten Bone, Kota Makassar, Kabupaten Takalar, dan Kabupaten Sinjai dengan nilai kontrak Rp974 miliar.

Direktur Jenderal Prasarana Strategis Bisma Staniarto berpesan kepada para PPK dan penyedia jasa konstruksi yang akan melaksanakan kontrak agar melakukan rencana mitigasi dan antisipasi yang cermat dari segala risiko yang berakibat pada keterlambatan dan kualitas pekerjaan serta melakukan pengadaan material yang tepat dengan mengutamakan produk dalam negeri.

“Pastikan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, tepat administrasi, dan tepat manfaat, mengingat pelaksanaan konstruksi Sekolah Rakyat di tiga provinsi ini cukup singkat yaitu sekitar 240 hari kalender,” ujar Dirjen Bisma.

Berita terkait

Ratusan Mahasiswa Baru Resmi Dikukuhkan melalui PKKMB UNUKASE 2026

Ratusan Mahasiswa Baru Resmi Dikukuhkan melalui PKKMB UNUKASE 2026

Banjar-Kalsel-Spektroom : Ratusan Mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Minggu–Senin, 20–21 September 2026, menjadi momentum awal bagi Mahasiswa baru untuk memasuki kehidupan Akademik sekaligus mengenal lingkungan dan budaya Kampus. Memasuki hari

Junaidi, Bian Pamungkas
Sebanyak 106 Mahasiswa Menerima Beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi Tahun 2026

Sebanyak 106 Mahasiswa Menerima Beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi Tahun 2026

Rembang-Spektroom: Sebanyak 106 mahasiswa menerima beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi Tahun 2026, dari Pemkab Rembang yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Senin (21/9/2026). Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Rembang dalam mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Camat dan Lurah Diminta Responsif, Respati Soroti Percepatan Pencairan DPK

Camat dan Lurah Diminta Responsif, Respati Soroti Percepatan Pencairan DPK

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan camat dan lurah merupakan ujung tombak Pemerintah Kota Surakarta yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kecepatan dalam menyelesaikan persoalan menjadi bagian penting dalam pelayanan pemerintahan. Hal tersebut disampaikan Respati dalam Rapat Koordinasi Camat dan Lurah se-Kota Surakarta di

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
ссс