Trending

Skrining Kanker Payudara Gratis di Ambon Dipadati Masyarakat

SPEKTROOM.Id : Rumah Sakit Siloam bekerjasama dengan Pemerintah Kota Ambon untuk melakukan skrining kanker payudara kepada 1000 masyarakat di Kota Ambon.

Direktur Siloam Hospitals Ambon, dr. Paulus Triaji Hadiwijaya, Senin (26/5/2025) mengatakan skrining kanker payudara ini terbuka untuk umum, secara khusus menyasar masyarakat pra sejahtera.

Skrining akan dilakukan selama tiga hari.

“Per kemarin yang daftar sudah mencapai 850 orang,” ujarnya.

Diharapkan, dengan kegiatan ini dapat mendeteksi dini sekaligus mengurangi risiko kematian akibat kanker payudara.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Ambon dr. Wendy Pelupessy mengapresiasi program yang dilakukan Rumah Sakit Siloam Ambon.

Ia menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan pemeriksaan gratis ini guna mengecek kesehatan payudara.

“Biasanya untuk satu kali pemeriksaan berbayar hampir Rp1 juta. Olehnya itu kalau ada pemeriksaan gratis kenapa tidak, mari kita manfaatkan,” imbaunya.

Berita terkait

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Ambon-Spektroom : Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana

Eva Moenandar, Buang Supeno
Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Malang-Spektroom : Dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pihak tanpa prosedur hukum yang sah bukan perkara sepele. Jika dugaan itu benar melibatkan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran etik atau penyalahgunaan kewenangan. Ada ancaman yang lebih serius: penyanderaan kekuasaan presiden melalui penguasaan informasi pribadi, politik,

Buang Supeno