Studi Komparatif 4 Hari di Jambi, Diskominfo Sawahlunto Bidik Pola Kemitraan Media yang Profesional dan Transparan
Jambi-Spektroom : Upaya memperkuat tata kelola komunikasi publik dan membangun kemitraan pers yang profesional dilakukan Pemerintah Kota Sawahlunto. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, menggelar studi komparatif ke Kota Jambi dengan memboyong 19 wartawan mitra Pemko Sawahlunto.
Rombongan studi komparatif tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 November 2026. Pelepasan rombongan dilakukan secara resmi pada Senin, 2 November 2026 di Sawahlunto dan dipimpin langsung Kepala Dinas Kominfo Sawahlunto, Adrius Putra, S.Pt., didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Citra Enggusti.
Dalam arahannya, Adrius Putra menyampaikan permohonan maaf tidak bisa mendampingi langsung karena kondisi kesehatan, serta menitipkan koordinasi penuh kepada Kabid IKP Citra Enggusti.
"Kita ke Jambi untuk melihat perbandingan kemitraan wartawan dan sistem kerjasama di masing-masing daerah," ujar Adrius saat melepas rombongan.
Puncak kegiatan berlangsung pada Selasa 3 November 2026, saat rombongan diterima Diskominfo Kota Jambi. Dalam forum tersebut, kedua belah pihak bertukar pengalaman terkait pengelolaan komunikasi publik, khususnya pola kerja sama pemberitaan antara pemerintah daerah dan media massa.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Jambi, Suhaiemi Saman, memaparkan bahwa Pemkot Jambi saat ini bermitra dengan sekitar 180 media.
Dalam skema tersebut, honorarium untuk media daring ditetapkan sebesar Rp120 ribu per berita.
Model ini menjadi perhatian khusus bagi Diskominfo Sawahlunto. Selain mendalami mekanisme kerja sama, persyaratan administrasi media, hingga sistem pembayaran, rombongan juga mempelajari tata kelola verifikasi dan transparansi anggaran publikasi.
Selain ke Diskominfo Kota Jambi, agenda rombongan juga mencakup kunjungan kerja ke Kabupaten Batanghari untuk memperluas perspektif pengelolaan kemitraan di tingkat kabupaten.
Kabid IKP Diskominfo Sawahlunto, Citra Enggusti, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar studi banding, tetapi menjadi pintu awal penguatan kelembagaan antar-daerah.
"Pertukaran pengalaman antardaerah sangat penting untuk memperluas wawasan, khususnya dalam mengembangkan tata kelola komunikasi publik serta membangun pola kemitraan pemberitaan yang lebih baik," ungkap Citra, Rabu (4/11/2026)
Ia berharap komunikasi berkelanjutan dapat terbangun dan mengundang balik Diskominfo Kota Jambi untuk melakukan kunjungan balasan ke Sawahlunto sebagai kota warisan dunia UNESCO.
Melalui studi komparatif ini, Pemko Sawahlunto menargetkan terciptanya referensi pola kemitraan pers yang lebih profesional, transparan, dan berkeadilan, sekaligus mempererat silaturahmi antar-jurnalis lintas daerah.
Kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia jurnalistik lokal dan peningkatan kualitas penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat. (Ris1)