Trending

Sukamara Punya Tambak, Kalteng Punya Harapan Pendapatan Rp32 Miliar

Sukamara Punya Tambak, Kalteng Punya Harapan Pendapatan Rp32 Miliar

Palangka Raya-Spektroom: Di kawasan pesisir Kabupaten Sukamara, puluhan kolam tambak udang vaname mulai menunjukkan sesuatu yang lebih dari sekadar aktivitas budi daya. Dari kawasan itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melihat peluang pendapatan daerah yang diproyeksikan mencapai Rp32 miliar.

Potensi tersebut terlihat saat Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau kawasan tambak udang vaname yang dikelola UPT BLUD Perikanan Budidaya Air Payau dan Laut (PBAPL), Senin (5/10/2026).

Agustiar mengatakan, potensi unggulan yang dimiliki setiap daerah perlu dioptimalkan agar tidak berhenti sebagai sumber daya, tetapi mampu menghasilkan produktivitas sekaligus pendapatan.

“Ini menjadi salah satu upaya kita dalam memacu pendapatan dengan mengoptimalkan masing-masing potensi yang dimiliki daerah,” tegas Agustiar.

Bagi Sukamara, tambak udang vaname menjadi salah satu potensi pesisir yang mulai memperlihatkan hasil. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalteng Sri Widanarni mengatakan, pengembangan kawasan tersebut telah berlangsung beberapa tahun dan produktivitasnya kini semakin menggembirakan.

“Karena dari hasil budi daya ini sudah bisa berkontribusi untuk peningkatan pendapatan daerah,” jelas Sri Widanarni.

Kepala UPT BLUD PBAPL Wahyu Martha Lukyanto menyebut produksi udang vaname saat ini telah melampaui 300 ton dan diperkirakan menembus lebih dari 400 ton hingga akhir tahun.

Kawasan tersebut memiliki 72 kolam, dengan 54 kolam telah ditebar. Dengan kapasitas ideal sekitar 400–500 ton per tahun, tambak Sukamara masih memiliki ruang untuk meningkatkan produksinya.

Setiap siklus budi daya membutuhkan waktu lebih dari lima bulan, mulai persiapan kolam, pengeringan, penebaran, pemeliharaan hingga panen. Artinya, angka produksi yang kini terlihat merupakan hasil dari proses yang tidak sebentar.

Pemerintah Provinsi Kalteng pun mendorong agar potensi tersebut dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Harapannya sederhana, tambak tidak hanya menghasilkan udang, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi dan menambah pendapatan daerah.

Dari kolam-kolam di pesisir Sukamara itu, Kalteng kini menaruh harapan: potensi daerah benar-benar berubah menjadi kekuatan ekonomi yang terasa manfaatnya bagi masyarakat. (Polin-Dewi)

Berita terkait