Trending

Surakarta Diproyeksikan Jadi Hub Aglomerasi, Gubernur Jateng Dorong Kolaborasi Pembangunan Solo Raya

Surakarta Diproyeksikan Jadi Hub Aglomerasi, Gubernur Jateng Dorong Kolaborasi Pembangunan Solo Raya
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Solo Raya Impact Award 2026 di Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Surakarta – Spektroom: Kota Surakarta diproyeksikan menjadi pusat penghubung atau hub dalam pengembangan kawasan aglomerasi Solo Raya (7 kabupaten kota eks wilayah karesidenan Surakarta). Peran strategis tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan melalui pengembangan potensi unggulan masing-masing daerah yang saling melengkapi.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Solo Raya Impact Award 2026 di Surakarta, Kamis malam (5/11/2026).

Gubernur menegaskan, pengembangan kawasan Solo Raya membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, media massa, dunia usaha hingga perguruan tinggi.

Menurut Ahmad Luthfi, dalam konsep aglomerasi, Kota Surakarta diharapkan berperan sebagai pusat penghubung, sementara kabupaten-kabupaten di sekitarnya mengembangkan potensi dan keunggulan masing-masing. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi dapat dirasakan secara lebih merata di kawasan Solo Raya.

Fokus utama pembangunan Jawa Tengah, yakni mendorong pertumbuhan investasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hingga triwulan III 2026, realisasi investasi Jawa Tengah telah mendekati Rp72,5 triliun. Capaian tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri sekaligus memperluas kesempatan kerja, khususnya pada sektor padat karya.

“Selain investasi, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan juga menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pada 2025, produksi pertanian Jawa Tengah mencapai sekitar 11,5 juta ton gabah kering giling (GKG) dari luas lahan sekitar 1,5 juta hektare. Sementara hingga September 2026, produksi GKG tercatat sekitar 8,5 juta ton,” ungkap Gubernur.

Untuk mendukung produktivitas pertanian, Pemprov Jateng juga telah mendistribusikan 1.500 alat dan mesin pertanian (alsintan) ke 32 kabupaten.

Pimpinan daerah dan peserta Solo Raya Impact Award 2026. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Ahmad Luthfi menambahkan, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat mulai menunjukkan hasil. Angka kemiskinan Jawa Tengah tercatat turun dari 9,58 persen menjadi 9,27 persen pada 2025. Penurunan tersebut menjadi salah satu indikator dari upaya penguatan ekonomi, investasi, penciptaan lapangan kerja, dan ketahanan pangan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya peran media massa sebagai mitra strategis pemerintah. Media tidak hanya menyampaikan informasi pembangunan, tetapi juga memberikan kritik, masukan, serta edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang serta mengantisipasi maraknya disinformasi, hoaks, ujaran kebencian, dan fitnah di ruang digital.

“Media merupakan kepanjangan tangan kita dalam membangun collaborative government. Tidak hanya memberitakan perkembangan pembangunan wilayah, tetapi juga memberikan masukan dan kritik agar masyarakat mendapatkan informasi yang terdidik dan berimbang,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Ahmad Luthfi mengapresiasi penyelenggaraan Solo Raya Impact Award 2026.

Berita terkait

Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Perluas Konektivitas Wilayah

Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Perluas Konektivitas Wilayah

Pasaman Barat-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, didampingi Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar), M. Ihpan, meninjau progres pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang, Kamis (5/11/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas darat pelabuhan berjalan sesuai rencana sekaligus mendorong percepatan pengembangan kawasan strategis tersebut. Peninjauan dilakukan seusai peresmian

Rafles