Trending

Tak Hanya Belajar Agama, 3 Murid MAN Palangka Raya Raih Duta Baca 2026

Tak Hanya Belajar Agama, 3 Murid MAN Palangka Raya Raih Duta Baca 2026
Tiga murid MAN Kota Palangka Raya meraih penghargaan kategori SMA/MA/SMK diselenggarakan Dispursip Kota Palangka Raya. (Foto: humas MAN Pky)

Palangka Raya-Spektroom : Prestasi tiga murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Palangka Raya di ajang Duta Baca Kota Palangka Raya 2026 menunjukkan bahwa ruang belajar di madrasah tidak hanya membentuk penguatan keagamaan, tetapi juga membuka jalan bagi murid untuk berkembang melalui literasi dan prestasi di ruang publik.

Tiga murid MAN Kota Palangka Raya berhasil meraih penghargaan pada kategori SMA/MA/SMK sederajat yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispursip) Kota Palangka Raya.

Ketiganya adalah Andini Widyaningrum yang meraih Juara 3, M. Assyifa Zailani sebagai Juara Harapan 2, dan Fahd Ali Ghofuur sebagai Juara Harapan 3.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak Duta Baca Kota Palangka Raya 2026 di halaman Kantor Dispursip Kota Palangka Raya, Selasa (6/10/2026).

Guru pembimbing MAN Kota Palangka Raya, Menik Dwi Astuti, mengatakan capaian tersebut menjadi buah dari kerja keras murid sekaligus pembudayaan literasi yang terus dikembangkan di lingkungan madrasah.

“Hasil yang diraih anak-anak hari ini merupakan bukti nyata dari giat kerja keras serta buah manis dari pembudayaan dan gerakan literasi yang terus kita galakkan di MAN Kota Palangka Raya. Semoga ini memicu semangat para murid lainnya untuk terus berkarya,” tuturnya, Selasa (6/10/2026).

Kepala MAN Kota Palangka Raya, Murjani, turut mengapresiasi prestasi para murid dan guru pembimbing yang telah membawa nama madrasah melalui bidang literasi.

“Selamat dan sukses atas prestasi yang diraih murid-murid MAN Kota Palangka Raya. Semoga raihan ini semakin memotivasi seluruh warga madrasah untuk terus membudayakan minat baca dan menginspirasi generasi muda di Kota Palangka Raya,” ungkap Murjani, Selasa (6/10/2026).

Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan di madrasah memiliki ruang yang luas bagi murid untuk mengembangkan potensi. Penguatan nilai keagamaan berjalan beriringan dengan kemampuan membaca, berpikir, berkarya, dan berprestasi di tengah masyarakat.

Bagi MAN Kota Palangka Raya, capaian tiga murid tersebut bukan sekadar tambahan penghargaan, tetapi juga menjadi dorongan agar budaya literasi terus tumbuh dan melahirkan generasi muda yang berkarakter, berpengetahuan, serta percaya diri berkompetisi di ruang publik.

(Polin-Khalid Fitri)

Berita terkait