Trending

Wali Kota Sawahlunto Pimpin FGD Kesiapsiagaan Idul Adha 1447 H, Perkuat Pengawasan SPMB 2026

Wali Kota Sawahlunto Pimpin FGD Kesiapsiagaan Idul Adha 1447 H, Perkuat Pengawasan SPMB 2026
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra didampingi Wawako, Jeffry Hibatullah dan Ketua DPRD, Susi Haryati (Foto: Prokopim Swl)

Sawahlunto-Spektroom : Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra memimpin Focus Group Discussion (FGD) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran instansi vertikal guna membahas kesiapsiagaan menghadapi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Selasa (19/5/2026).

FGD tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Sawahlunto dalam memastikan situasi daerah tetap aman, tertib, dan kondusif selama momentum Idul Adha, sekaligus memperkuat komitmen pengawasan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Dalam pembahasan, sejumlah aspek penting menjadi perhatian bersama, mulai dari keamanan dan ketertiban masyarakat, kesiapan layanan publik, kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok, hingga koordinasi pengawasan pelaksanaan ibadah dan aktivitas masyarakat selama Idul Adha berlangsung.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan penandatanganan pakta integritas terkait komitmen penyelenggaraan SPMB 2026 yang transparan, adil, dan akuntabel.

Wali Kota Riyanda Putra menegaskan, dua agenda tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan optimal.

“Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait harus memastikan suasana Idul Adha berjalan aman, nyaman, dan lancar. Begitu juga dengan proses penerimaan murid baru yang harus dilaksanakan secara adil, transparan, dan profesional,” ujar Riyanda Putra.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan Idul Adha maupun pelaksanaan SPMB tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi aktif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Riyanda juga meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait segera menindaklanjuti hasil koordinasi yang telah disepakati dalam FGD tersebut agar implementasi di lapangan berjalan efektif.

Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif terhadap potensi kendala yang dapat muncul selama pelaksanaan Idul Adha maupun tahapan penerimaan murid baru.

FGD tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya Pemko Sawahlunto memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di daerah.

Dengan koordinasi lintas sektor yang diperkuat sejak dini, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap momentum Idul Adha 1447 Hijriah dapat berlangsung kondusif, sementara pelaksanaan SPMB 2026 berjalan sesuai prinsip integritas dan akuntabilitas. (Ris1)

Berita terkait

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Raja Negeri Rutong Siapkan Penguatan Peran PKK 2027–2030

Ambon-Spektroom : Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, menyiapkan penguatan peran Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mulai 2027 hingga 2030. Program tersebut difokuskan pada ketahanan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Rencana itu disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, seusai pembukaan Penilaian Lomba Desa Pelaksana

Eva Moenandar, Buang Supeno
Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Prof. Aan Eko Widiarto: Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Prosedur, Ada Ancaman terhadap Keamanan Negara

Malang-Spektroom : Dugaan penyadapan terhadap Presiden dan sejumlah pihak tanpa prosedur hukum yang sah bukan perkara sepele. Jika dugaan itu benar melibatkan pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), persoalannya tidak lagi sebatas pelanggaran etik atau penyalahgunaan kewenangan. Ada ancaman yang lebih serius: penyanderaan kekuasaan presiden melalui penguasaan informasi pribadi, politik,

Buang Supeno