Trending

Warga Menteng Palangka Raya Aktifkan Identitas Kependudukan Digital di Masjid

Warga Menteng Palangka Raya Aktifkan Identitas Kependudukan Digital di Masjid
Disdukcapil Kota Palangka Raya mendatangi warga layani aktivasi Identitas Kependudukan Digital di masjid perumahan Bhayangkara 2, Minggu (11/10/2026). (Foto: MC kota P.Raya)

Palangka Raya-Spektroom: Mengapa aktivasi identitas kependudukan dilakukan di masjid? Pertanyaan itu menemukan jawabannya di Masjid Komplek Perumahan Bhayangkara 2, Jalan G. Obos Km 5,5, Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Minggu (11/10/2026).

Bukan untuk urusan ibadah semata, masjid kali ini menjadi tempat pelayanan publik. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya mendatangi warga untuk membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), tanpa harus menunggu hari kerja atau datang ke kantor dinas.

Pelayanan berlangsung pukul 08.00 - 14.00 WIB, menyasar warga RT 18, RT 19, dan RT 20 di lingkungan RW 06 Kelurahan Menteng. Sekitar 40 warga berhasil melakukan aktivasi IKD dalam kegiatan tersebut.

Pemilihan lokasi pelayanan di tengah lingkungan warga menjadi salah 1 cara mendekatkan layanan administrasi kependudukan. Warga yang memiliki kesibukan pada hari kerja mendapat kesempatan mengurus identitas digital dengan lebih mudah.

Plt Lurah Menteng, Badris Nirwanto, mengatakan IKD memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik secara digital tanpa harus selalu membawa dokumen kependudukan dalam bentuk fisik.

Upaya menjangkau seluruh warga masih membutuhkan kerja berkelanjutan. Dari total 88 RT di Kelurahan Menteng, baru sekitar 30 RT yang terjangkau pelayanan aktivasi IKD.

“Sampai saat ini sudah sekitar 30 RT dari total 88 RT di wilayah kami yang terjangkau pelayanan aktivasi IKD. Kami berharap partisipasi masyarakat terus meningkat agar capaian target bisa mencapai 100 %,” ujar Badris.

Langkah Disdukcapil yang tetap memberikan pelayanan pada hari libur, membantu warga terbantu karena tidak perlu datang dan mengantre di kantor dinas.

Layanan di masjid itu memperlihatkan kemudahan administrasi kependudukan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana petugas mendatangi masyarakat dan menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan mereka.

Dengan pendekatan jemput bola, aktivasi IKD diharapkan semakin mudah dijangkau warga, termasuk mereka yang sulit meluangkan waktu pada hari kerja. (Polin-ndk)

Berita terkait

Jateng Atur Pola Tanam dan Pangkas Rantai Pasok untuk Kendalikan Harga Pangan

Jateng Atur Pola Tanam dan Pangkas Rantai Pasok untuk Kendalikan Harga Pangan

Ungaran-Spektroom : Ancaman El Nino dan ketidakseimbangan pasokan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menjaga harga pangan tetap terjangkau. Pengaturan pola tanam, penguatan produksi, serta pemangkasan rantai distribusi ditempuh untuk mengantisipasi lonjakan harga beras, cabai, jagung, daging ayam ras, dan telur. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pengendalian inflasi

Karindra, Bian Pamungkas