Antisipasi Genangan saat Hujan di Solo, TMMD Sengkuyung IV Benahi Drainase
Surakarta–Spektroom : Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan, pembenahan drainase di sejumlah ruas jalan Kota Solo terus dipercepat untuk mengantisipasi genangan saat hujan lebat dan cuaca ekstrem. Salah satunya melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, yang menyasar perbaikan saluran air di sepanjang Jalan Kebangkitan Nasional.
“TMMD Sengkuyung Tahap IV di Jalan Kebangkitan Nasional sepanjang 683 meter. Ini banyak sekali ruas-ruas jalan Solo yang dalam pembenahan. Saya mohon maaf atas kenyamanan terganggu, tapi kami segerakan drainase-drainase resapan agar supaya ketika cuaca ekstrem hujan lebat tidak ada genangan,” ujar Respati saat membuka program TMMD di Lapangan Penumping, Selasa (13/10/2026).
Program yang berlangsung hingga 11 November 2026 ini dilaksanakan melalui kerja sama Pemerintah Kota Surakarta dengan Kodim 0735/Surakarta. Pekerjaan fisik difokuskan pada perbaikan saluran drainase menggunakan U-Ditch untuk memperlancar aliran air sekaligus mendukung kesiapan lingkungan menghadapi musim penghujan.
Respati berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat. Selain pembenahan infrastruktur, TMMD juga menjadi sarana kolaborasi untuk membantu warga yang membutuhkan, termasuk melalui bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.
“Kita ada bakti sosial, jika ada warga masyarakat yang mohon maaf rumah tidak layak kita bekerja sama dengan Kodim memberikan bantuan agar rumah lebih layak dan sehat,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf. Arief Handoko Usman menerangkan, TMMD Sengkuyung Tahap IV di Kelurahan Penumping mencakup sasaran fisik dan nonfisik.
Sasaran fisik meliputi perbaikan saluran air di Jalan Kebangkitan Nasional sepanjang kurang lebih 600 meter serta pekerjaan perbaikan infrastruktur di Jalan Sutowijoyo.
Sedangkan sasaran nonfisik mencakup penyuluhan bela negara, penanaman ideologi Pancasila, antinarkoba, keluarga berencana (KB), pencegahan stunting, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan juga dilengkapi bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kita sebagai TNI juga membantu warga yang kesulitan. Dan kebetulan di wilayah Penumping kita sudah survei warga yang kurang layak kita bantu. Ini salah satu bentuk nyata TNI membantu mengatasi kesulitan masyarakat,” imbuhnya.
Melalui program ini, Pemkot Surakarta dan TNI berharap perbaikan infrastruktur serta kegiatan sosial dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (Ciptati Handayani)