Arby Vembria Modeling School Berharap Dukungan Pemerintah bagi Institusi Pendidikan Modeling

Arby Vembria Modeling School Berharap Dukungan Pemerintah bagi Institusi Pendidikan Modeling
Foto bersama Manajemen CV.Arby Vembria Modeling Indonesia (AVMS) usai jumpa pers di kantornya Kaliurang Sleman, Rabu (1/7/26), Foto: Fatmawati

Sleman–Spektroom : Direktur CV Arby Vembria Modeling School (AVMS) Yogyakarta, Arby Vembria, berharap pemerintah pusat maupun daerah memberikan dukungan yang lebih besar terhadap keberadaan institusi pendidikan modeling di Indonesia.

Menurutnya, profesi model masih kerap dipandang sebelah mata, padahal memiliki kontribusi terhadap perkembangan industri kreatif dan berpotensi memberikan pemasukan bagi negara melalui sektor perpajakan.

Hal tersebut disampaikan Arby dalam konferensi pers di kantor AVMS, Jalan Kaliurang Km 9, Sleman, Rabu (1/7/2026).
Arby mengatakan, dukungan pemerintah yang dibutuhkan bukan dalam bentuk bantuan pendanaan, melainkan kemudahan dalam proses perizinan serta adanya perlindungan hukum bagi lembaga pendidikan modeling.

"Institusi ini membutuhkan perlindungan dari pemerintah agar memiliki payung hukum yang jelas," ujar Arby.

Ia menjelaskan, selama beberapa waktu terakhir beredar berbagai isu yang dinilai merugikan nama baik AVMS Indonesia.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya telah bekerja sama dengan Candramawa Law Firm untuk menempuh langkah hukum terhadap setiap pihak yang diduga melakukan tindakan melanggar ketentuan hukum serta mencederai integritas AVMS Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Arby mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir pihaknya menghadapi berbagai tantangan. Namun, persoalan tersebut tidak dipublikasikan karena AVMS memilih fokus membangun sistem pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta melengkapi kebutuhan industri fashion yang terus berkembang.

Menurutnya, sejak berdiri tujuh tahun lalu, AVMS terus berkembang dan berhasil menembus pasar internasional. Lembaga tersebut disebut telah mendapat kepercayaan dari berbagai klien di kawasan Asia hingga pasar global.

Selain itu, AVMS menerapkan kurikulum berstandar internasional dan telah mengantongi izin sebagai penyelenggara pendidikan dan pelatihan di bidang pengembangan talenta serta sekolah modeling.

Arby berharap keberadaan lembaga pendidikan modeling di Indonesia semakin mendapat pengakuan dan dukungan regulasi agar dapat berkembang secara profesional sekaligus memberikan kontribusi bagi industri kreatif nasional.

Berita terkait

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Hadiri Dies Natalis Unila, Gubernur Mirza Paparkan Lampung Sebagai Lumbung Pangan Strategis Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sejak berdiri pada 23 September 1965, Universitas Lampung (Unila) telah menempuh perjalanan panjang, dari perguruan tinggi yang lahir dari cita-cita masyarakat Lampung, menjadi universitas yang terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian, tata kelola, serta kontribusinya di tingkat daerah nasional maupun di internasional. Angka 61, bukan sekedar angka

Anggoro AP
Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Ambon-Spektroom: Kepala Dinas Damkar Kota Ambon,Alfredo Hehamahua  ingatkan Bahaya Kebakaran di musim kemarau panjang. Hal itu dikatakan saat terjadi pohon tumbang  di ruas jalan depan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti), Kota Ambon, Selasa (22/9) pagi. Pohon tersebut dilaporkan terbakar bagian dalam batangnya sehingga tumbang. Laporan mengenai kejadian itu

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti
Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Makassar- Spektroom : Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset harus menjadi instrumen yang mampu memastikan aset hasil tindak pidana, khususnya korupsi, benar-benar kembali kepada negara. Hal itu disampaikan Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) yang juga Asisten Direktur II Pascasarjana UMI Makassar. Menurut

Yahya Patta, Buang Supeno
ссс