Diskominfo Maluku dan Densus 88 Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme dan Terorisme

Diskominfo Maluku dan Densus 88 Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme dan Terorisme
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Maluku menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari jajaran Densus 88 Anti Teror Polri Wilayah Maluku, di ruang Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Senin (6/7/2026). Foto Diskominfo Maluku.

Ambon – Spektroom: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Maluku menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari jajaran Densus 88 Anti Teror Polri Wilayah Maluku.

Rombongan didampingi Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Maluku, berlangsung di-ruang Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Senin (6/7/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antar instansi dalam mengantisipasi ancaman terorisme dan penyebaran paham radikalisme di wilayah Maluku melalui penguatan edukasi, literasi, dan publikasi kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Titus Renwarin, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung upaya pencegahan melalui penyebar luasan informasi yang edukatif.

"Kami siap mendukung publikasi berbagai strategi pencegahan terorisme. Kami juga mengharapkan dukungan seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya terorisme dan berbagai ancaman yang dapat merugikan kepentingan kita bersama," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Maluku Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol. I Wayan Sukarena, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugas pencegahan, Densus 88 selalu melibatkan berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Menurutnya, kunjungan ke Diskominfo bertujuan membangun kerja sama dalam publikasi dan peningkatan literasi digital yang memuat pesan-pesan pencegahan terhadap paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

"Melalui publikasi dan edukasi yang masif, kami ingin memberikan semacam 'vaksin' informasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpapar paham-paham yang mengarah pada radikalisme dan terorisme," kata Wayan.

Ia menambahkan, selain program deradikalisasi, Densus 88 juga memprioritaskan langkah pencegahan terhadap kelompok masyarakat yang rentan terpapar, seperti remaja dan pelajar yang sedang berada pada fase pencarian jati diri.

"Kelompok ini rentan terpapar paham radikalisme, ujaran kebencian, intoleransi, maupun ideologi kekerasan lainnya. Karena itu, edukasi sejak dini menjadi sangat penting," jelasnya.

Koordinasi juga diperkuat bersama Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Maluku mengingat letak geografis Maluku yang berbatasan dengan sejumlah negara. Penguatan pengawasan dan kolaborasi di wilayah perbatasan dinilai penting untuk menutup potensi celah yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok radikal.

Melalui sinergi antara Diskominfo, Densus 88, dan Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Maluku, diharapkan upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Maluku tetap aman, damai, dan kondusif.

Berita terkait

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Kepala Dinas Damkar Kota Ambon Ingatkan Bahaya Kebakaran di Kemarau Panjang

Ambon-Spektroom: Kepala Dinas Damkar Kota Ambon,Alfredo Hehamahua  ingatkan Bahaya Kebakaran di musim kemarau panjang. Hal itu dikatakan saat terjadi pohon tumbang  di ruas jalan depan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti), Kota Ambon, Selasa (22/9) pagi. Pohon tersebut dilaporkan terbakar bagian dalam batangnya sehingga tumbang. Laporan mengenai kejadian itu

Eva Moenandar, Nurana Diah Dhayanti
Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin: RUU Perampasan Aset Harus Membuat Uang Negara Pulang

Makassar- Spektroom : Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset harus menjadi instrumen yang mampu memastikan aset hasil tindak pidana, khususnya korupsi, benar-benar kembali kepada negara. Hal itu disampaikan Prof. Dr. Mahfud Nurnajamudin, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) yang juga Asisten Direktur II Pascasarjana UMI Makassar. Menurut

Yahya Patta, Buang Supeno
ссс