Gubernur Malut Dorong HPMS Perkuat SDM untuk Dukung Pembangunan Daerah
Ternate-Spektroom : Pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang melimpah di Maluku Utara perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Keseimbangan tersebut dinilai menjadi kunci agar pembangunan daerah dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (PP-HPMS) di Bela Internasional Hotel, Ternate, Jumat (9/10/2026).
Dalam sambutannya, Sherly memaparkan kondisi riil, perkembangan pembangunan, serta berbagai tantangan yang dihadapi Provinsi Maluku Utara. Ia juga menyinggung pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.
Menurut Sherly, pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan, memiliki peran penting dalam memperlancar konektivitas dan arus transportasi. Infrastruktur tersebut menjadi urat nadi perekonomian karena mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi barang dan jasa.
Namun, pembangunan fisik perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas manusia agar potensi daerah dapat dikelola secara optimal.
Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, baik eksekutif, legislatif, maupun elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa yang tergabung dalam PP-HPMS.
Sherly juga mengapresiasi pelantikan dan pelaksanaan Rakernas tersebut. Dalam kesempatan itu, ia mendapat perhatian sebagai pembina PP-HPMS, seiring harapan agar organisasi mahasiswa dapat mengambil bagian dalam mendorong kemajuan Maluku Utara.
Sementara itu, Ketua Umum PP-HPMS terpilih, Muhammad Iqbal Rurai, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan. Meski demikian, HPMS tetap menjaga independensi sebagai wadah perjuangan mahasiswa.
Menurut Iqbal, kontribusi mahasiswa dapat diwujudkan melalui gagasan, pemikiran kritis, serta aksi nyata dengan mengoptimalkan potensi intelektual para kader.
“HPMS mendukung kepemimpinan Sherly-Sarbin dalam mewujudkan pembangunan Maluku Utara yang maju, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kepengurusan periode 2026–2031, Muhammad Iqbal Rurai ditetapkan sebagai ketua umum, Abdul Rauf Wajo sebagai sekretaris jenderal, dan Hadijah Tukuboya sebagai bendahara umum.
Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat peran mahasiswa dalam mengawal pembangunan sekaligus menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Maluku Utara.