Trending

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY Gelar Pasar Murah dan Dukung UMKM Bhayangkari

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY Gelar Pasar Murah dan Dukung UMKM Bhayangkari
Polda DIY gelar Pasar murah sembako dengan harga lebih ekonomis, Selasa (23/6/26).Foto: Humas Polda DIY

Yogyakarta, Spektroom – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Gerakan Pasar Murah dan pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bhayangkari di Mapolda DIY, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus upaya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui Gerakan Pasar Murah, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, dan berbagai kebutuhan pangan lainnya. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya lebih hemat.

Selain pasar murah, Bhayangkari Polda DIY juga menghadirkan stan UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan hasil karya pelaku usaha lokal. Produk yang dipasarkan meliputi aneka kuliner, makanan olahan, hingga kerajinan tangan.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui Gerakan Pasar Murah ini, kami ingin membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.

Menurut Ihsan, kehadiran stan UMKM juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil agar terus berkembang dan memiliki ruang promosi yang lebih luas.

"Tidak hanya pasar murah, kami juga menghadirkan stan UMKM yang diinisiasi Bhayangkari Polda DIY. Ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil agar terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat," katanya.

Salah seorang warga Condongcatur, Alya, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

"Acara seperti ini sangat membantu masyarakat. Harga yang dijual lebih terjangkau sehingga meringankan kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Polda DIY berharap kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi institusi, tetapi juga sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita terkait

Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Dari Rempah Lokal Menuju Pangan Fungsional, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate Angkat Potensi Antidiabetik Fuli Pala

Ternate–Spektroom : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Ternate menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “Antidiabetik Fuli Pala dan Potensinya dalam Pengembangan Pangan Fungsional”. Kegiatan berlangsung di Ruang Multifungsi Poltekkes Kemenkes Ternate dengan menghadirkan Dr. Hasbullah, S.TP., M.Sc. sebagai narasumber dan moderator Dr. Fahmi Abdul Hamid, SKM.

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya Siapkan Yustisi Massal, Pembuang Sampah Liar Terancam Denda Rp3 Juta

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan operasi yustisi massal untuk menindak warga maupun pelaku usaha yang masih membuang sampah sembarangan. Penindakan akan dilakukan serentak dengan melibatkan aparat lintas sektor, menyasar 94 titik pembuangan sampah liar yang tersebar di seluruh kecamatan. Langkah tersebut dilakukan menyusul pemberlakuan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor

Bian Pamungkas